post image
KOMENTAR
Warga Medan Deli dikejutkan dengan suara ledakan, pada Sabtu dinihari (2/2/2013). Ledakan yang ditandai dengan percikan api dan asap putih setinggi 1 meter itu terjadi di Jalan Platina 1, Gg Syukur, Lingkungan 10, Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Deli. Lokasi kejadian telah disterilkan dengan dipasang police line radius 100 meter.

Kronologi ledakan bom di Medan Deli coba dirangkum MedanBagus.com. Ini dia:

Pukul 00.30
Suara ledakan dahsyat mengejutkan warga gang syukur Jl  Platina 1 Kecamatan Medan Deli. Suara ledakan berasal dari dalam parit, di depan rumah seorang warga bernama Swiyah. Tak lama kemudian, suara ledakan kembali terjadi, namun suara ledakan kedua itu tak sedahsyat pertama. Bom diketahui pertama kali oleh Suyoto, Budiman dan Umar, Kepala Lingkungan 10 Titi Papan.

"Suara ledakannya cukup kuat. Kami yang ngumpul-ngumpul di sini aja sampai kaget, padahal jaraknya hampir 300 meter dari tempat bom meledak. Kalau dibilang bom ikan saya rasa enggak juga, karena apinya cukup besar saat ledakan pertama," kata Rudi, seorang saksi mata.

Pukul 00.45
Lokasi ledakan dikerumuni warga. Tapi tidak ada yang berani dekat. Peristiwa itu segera dilaporkan ke polisi namun polisi datangnya cukup lama.

02.30
Pihak kepolisian sudah berada di lokasi kejadian disusul kemudian Tim Jihandak Brimobda Sumatera Utara. Mereka menyisir lokasi ledakan terjadi dan mengamankan sejumlah barang bukti.

Barang bukti yang diamankan antara lain:

1 karung berisi delapan tabung pipa PPC/paralon  diameter ± 10 cm, panjang ± 25 s/d 30 cm, berisi Carbit.  Selain itu polisi menemukan bahan peledak dalam sebuah karung goni nilon, warna putih keadaan basah dipinggir parit  yang sebelumnya di dalam sebuah parit.

Posisi barang bukti itu berada di dalam sebuah karung putih yang terdiri dari 8 pipa paralon pvc, panjang pipa bervariasi antara 25 cm-30 cm, berdiameter 10 cm.

Dari 8 barang bukti bahan peledak itu, 4 diantaranya sudah meledak dan 4 lagi belum meledak. Kandungan isian bahan peledak itu terdiri dari karbit, terdapat 3 potongan senar nilon besar warna kuning menyerupai kabel masing-masing sepanjang sepanjang 30 cm.


04.00
Wakapolda Sumut Brigjen Pol Cornelis Hutagaol tiba di lokasi kejadian. Menurutnya bahan yang meledak itu dikemas dalam bentuk pipa paralon berdaya ledak rendah (jenis low explosive).

Kata Hutagaol, melihat komposisi awal temuan ini, bahan peledak rakitan biasanya dipergunakan nelayan sebagai bom ikan. Benda yang dirakit sedemikian rupa akan menimbulkan ledakan jika berada di dalam air.

05.00
Barang bukti bahan peledak diamankan dalam proses evakuasi ke Makosat Brimob, guna pendalaman lidik Labfor.

Polisi masih mendalami bom yang seperti ini biasa digunakan bom ikan. Polda juga membentuk tim gabungan untuk melakukan pengembangan terdiri dari Dit Reskrimum, Intelkam Polda sumut dan Polres Belawan.

05.30
Lokasi kejadian disterilkan dengan dipasang police line radius 100 meter.  [ded]

Polsek Hamparan Perak Tangkap Remaja Diduga Geng Motor

Sebelumnya

Anak Dan Ayah Keroyok Warga Hingga Tewas Di Medan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Kriminal