Pasalnya seorang lelaki mengenakan kaos putih menjambret tas korbannya, seorang pria berwajah keturunan Tionghoa justru hanya menemukan benda yang diduga sabu di dalamnya. Korbanpun sontak berupaya mempertahankan tasnya tersebut.
Naas polisi yang kebetulan melintas langsung menangkap perampoknya dan memeriksa tas ransel berwarna hitam milik korbannya.
Atas temuan tersebut, polisi tak hanya menangkap perampok itu, namun juga mengamankan korbannya. Menggunakan mobil Pajero Sport BK 1455 KD, polisi membawa keduanya ke Mapolresta Medan.
"Saya kebetulan lewat dan melihat perampokan itu makanya diperiksa rupanya sabu," kata polisi yang tidak mau menyebut namanya.
Sementara itu petugas keamanan Komplek Taman Polonia, Wahyu, mengatakan ada dua orang lagi rekan dari korban perampokan itu. Namun sesaat setelah peristiwa perampokan terjadi, mereka langsung melarikan diri menggunakan becak bermotor.
"Masih ada 2 orang kawan yang dirampok ini bang, satu laki-laki satu cewek bang, mereka lari setelah tasnya dirampok," kata Wahyu.
Hingga saat ini identitas perampok dan korban perampokan yang tergolong unik tersebut masih belum diketahui. Polisi meminta mereka bungkam dengan alasan untuk pengembangan. [ded]
KOMENTAR ANDA