Kedua pegawai Alfamart ini menjadi korban perampokan di Jalan Gajah Mada, Medan Baru, Jumat (1/3/2013) dinihari. Akibat kejadian itu dua karyawan Alfamart ini terpaksa harus kehilangan sepeda motor miliknya Honda Beat BK 5003 ADL, ponsel dan sejumlah uang yang dibawa kabur pelaku yang mengaku sebagai anggota Polri.
Informasi yang diperoleh MedanBagus.Com, kejadian itu berawal ketika ke dua pegawai Alfamart ini usai bekerja menjaga grosir modern itu. Sebelum pulang, keduanya sepakat untuk berkeliling dengan sepeda motor Honda Beat milik Iman seraya ingin menikmati jajanan makanan di sekitar kawasan Jalan Gajah Mada.
Belum lagi sampai tujuan untuk makan, keduanya justru diberhentikan 2 pria yang berboncengan dengan sepeda motor Supra X tepatnya di depan Bank BNI.
Berlagak dan bergaya bak petugas Polri yang sedang melakukan razia, kedua pelaku meminta korban menunjukkan surat-surat kendaraan.
Karena takut dan merasa yakin kedua pelaku merupakan polisi, Imam pun menunjukkan STNK sepeda motor yang baru 1 bulan dikreditnya. Usai meminta STNK, kedua pelaku meminta ponsel dengan alasan disita jika ditemukan film porno.
"Kami dari Jalan Amaliun baru selesai kerja dan mau makan ke Jalan Gajah Mada. Pas depan Bank BNI distop dua orang kami dan badannya tegap kulitnya hitam. Katanya orang itu polisi mau razia dan dimintanya STNK sama HP kami," kata Iman, pria berbadan kurus ini saat membuat laporan di Mapolsekta Medan Baru.
Karena terus ditekan, kedua pegawai Alfamart ini pun pasrah ketika barang-barang dan sepeda motor dibawa kedua pelaku dengan alasan dijemput di kantor Polisi.
"Semua diambil mereka dan katanya jemput di kantor polisi tapi kami tak tahu dimana kantor polisinya dan kantor polisi yang mana karena mereka langsung pergi begitu saja," bebernya.
Atas peristiwa itu korban kehilangan sepeda motor Honda Beat miliknya, STNK sepeda motor, KTP, uang Rp900 ribu beserta 2 unit ponsel.
"Saya cek dulu ya," kata Kapolsekta Medan Baru, Kompol Jean Calvijn Simanjuntak SIK saat dimintai komentarnya. [ans]
KOMENTAR ANDA