post image
KOMENTAR
Masyarakat Sumatera Utara diyakini sudah semakin cerdas secara politik dan tidak gampang terpukau dan silau pada pencitraan apalagi yang dilakukan oleh orang dari luar.

Karena itu, upaya PDI Perjuangan "menyihir" dan mencuri perhatian masyarakat Sumatera Utara dengan mengirimkan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo ke arena kampanye pasangan Effendi Simbolon dan Jumiran Abdi tidak akan berarti apapun.

"Lupakan Jokowi. Rakyat Sumatera Utara memilih yang punya bukti," ujar Ketua Gerakan Cinta Medan, Abdullah Rayid, kepada redaksi beberapa saat lalu (Minggu, 3/3).

"Kehadiran Jokowi tidak perlu dikhawatirkan. Dalam pilkada Jawa Barat, Jokowi dan bahkan Megawati tidak mampu membuat pasangan Rieke dan Teten memimpin perolehan suara," sambungnya.

Apalagi, sambungnya, dalam pemilihan gubernur Sumatera Utara karena pemilih di provinsi ini sudah cerdas dan sejak awal sudah menetapkan dukungan pada pasangan tertentu.

"Pemilih Sumut akan memilih calon yang memiliki visi kuat dan sudah terbukti pembelaannya kepada rakyat selama ini. Bukan para pendatang dan petualang politik yang baru mau coba-coba," demikian Rasyid. [zul]

KOMENTAR ANDA

Baca Juga