post image
KOMENTAR
Sekretaris Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Wilayah Sumatera Utara (Sekum PGI-W Sumut) Pdt Ennida Girsang MTh mengimbau masyarakat Sumatera Utara khususnya umat Kristiani agar pada Pilgubsu 7 Maret mendatang memilih pemimpin yang sudah berbuat dan dapat membangun kebersamaan serta memiliki jiwa pluralis.
            
“Saya mengimbau masyarakat, khususnya umat Kristiani di Sumatera Utara agar Pilgubsu 7 Maret mendatang berhati-hati dengan tidak terpengaruh pada pemberian-pemberian dari para Cagubsu/Cawagubsu, tapi memilih sosok pemimpin yang dapat membangun dalam perbedaan dan berjiwa pluralis”, kata Sekum PGI-W Sumut dalam pidatonya usai melantik pengurus PGI-D Kabupaten Deli Serdang, Minggu (24/2) di Balairung Pemkab Deli Serdang di Lubuk Pakam.

Menurut dia, umat Kristiani khususnya gereja-geraja yang bernaung di dalam wadah PGI harus berhati-hati dan mawas diri terhadap para Cagubsu/Cawagubsu yang mau memberikan sesuatu dan memberikan janji yang muluk-muluk.

“Kita harus memilih pemimpin yang sudah berbuat banyak untuk rakyat selama ini serta dapat membangun kebersamaan di tengah-tengah masyarakat Sumut yang heterogen”, katanya.

Kepada pengurus PGI-D Kabupaten Deli Serdang yang baru dilantik, Sekum PGI-W Sumut meminta agar dapat bekerja sama dengan pemerintah kabupaten dan ikut ambil bagian dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.

Wakil Bupati Deli Serdang H Zainuddin Mars dalam sambutannya menyambut gembira kehadiran PGI-D di Deli Serdang yang selama ini belum terbentuk.

Melalui lembaga keagamaan yang strategis ini, para Pendeta hendaknya dapat menyatukan persepsi dan derap langkah yang sama untuk memperkuat keberadaan Gereja yang terus tumbuh dan berkembang dalam upaya peningkatan kesadaran umat menyikapi perkembangan masyarakat yang saat ini cenderung mulai terpecah dengan derasnya arus globalisasi.

Menurut Wabup, melalui visi misi yang telah mengorientasi program pembangunan Deli Serdang, tidak hanya meletakkan kepada hal yang bersifat fisik, tetapi juga kepada upaya membangun masyarakat yang dilandasi nilai-nilai moral keagamaan untuk melahirkan sumber daya manusia yang memiliki keimanan dan keteguhan dalam menjalankan ajaran Agama. ''Oleh karena itu diharapkan PGI-D Deli Serdang dapat memberikan kontribusi bagi terwujudnya sasaran pembangunan yang telah menjadi harapan kita bersama,'' kata H Zainuddin Mars.

Pdt Hotman Hutasoit MTh dalam khotbahnya mengatakan, PGI-D Deli Serdang yang dilantik adalah merupakan perwujudan dari kerinduan umat Kristen di Indonesia untuk mempersatukan Gereja sebagai tubuh Kristus. Oleh karena itu tujuan pembentukan PGI-D di Deli Serdang adalah mewujudkan Gereja Kristen Yang Esa.

Menurut Pdt Hotman Hutasoit MTh yang juga Wasekum PGI-W Sumut itu, konsep ke Esaan itu bukan berarti Gereja yang ada dilebur menjadi satu untuk tujuan satu organisasi tertentu, namun ke Esaan yang dimaksud adalah ke Esaan yang dinamis dengan corak yang berbeda-beda, sesuai dengan ke Esaan yang dimiliki Yesus Kristus.

Sedangkan musuh dari PGI yang dahulu disebut DGI (Dewan Gereja Indonesia) yang didirikan 25 Mei 1950 di Jakarta, adalah Korupsi. Oleh karena itu Gereja harus berani melalui khotbah-khotbah dan penelaahan Alkitab untuk melawan segala tindakan korupsi dan meminta agar pelaku korupsi ditindak dengan adil sehingga pelaku korupsi mendapat efek jera.

Sebelumnya, Pdt Juniaster Hutauruk STh melaporkan pembentukan PGI-D Deli Serdang sudah lama diidam-idamkan warga gereja di daerah ini. Berdasarkan mandat atau rekomendasi dari PGI-W Sumut maka para pimpinan gereja dari berbagai denominasi yang ada melaksanakan musyawarah Sabtu (9/2) lalu di gedung Sekolah Minggu Gereja HKBP Lubuk Pakam.

Menurutnya, dalam pertemuan musyawarah tersebut para pimpinan gereja dari berbagai denominasi yang ada di daerah ini sepakat untuk membentuk PGI-D Deli Serdang dan sekaligus memilih kepengurusannya.

Adapun susunan pengurus PGI-D Deli Serdang periode 2013-2016 yang baru dilantik yaitu Majelis Pekerja Harian (MPH) Ketua Umum Pdt Jannen Tampubolon STh, dibantu 3 ketua yaitu Pdt Sugianto STh, Pdt Bandri Senja Sembiring STh, dan Pdt Jon Timer Malau MTh.

Sekretaris Umum Snk Folala Gea dibantu wakil sekretaris Pdt Padang Siagian STh, Bendahara Umum Pdt Rudiaman Saragih STh, MA serta anggota Pdt Remika Sihombing STh, St Junjungan Manalu, Pdt Budiono STh dan Pdt Jhon Piter Sinaga.

Majelis Pertimbangan (MP) diketuai Pdt Juniaster Hutauruk STh, Sekretaris Raya Marpaung, dan anggota Pdt Yusuf Tarigan SSi. Sedang Badan Pemeriksa Perbendaharaan (BPP) ketua Pt Ferdinand Tarigan SH, Sekretaris Sy Dra Nurnina Bukit dan anggota Pnt Drs P Simamora.  [ans]

KOMENTAR ANDA

Baca Juga