MBC. Keputusan Joko Widodo dan pasangannya, Basuki T Purnama menolak pinjaman lunak dari Bank Dunia karena dinilai rumit dan jelimet, terus menuai pujian dari banyak kalangan.
Dani Setiawan dari Koalisi Anti Utang (KAU), misalnya, menyebut sikap kedua pemimpin Jakarta Baru itu sebagai langkah tegas yang dapat meningkatkan kedaulatan dan harga diri bangsa.
Sedianya dana pinjaman Rp1,2 triliun dari Bank Dunia untuk membiayai proyek penanganan banjir, Jakarta Emergency Dredging Initiative (JEDI) yang diprakarsai mantan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo dari tahun 2008. Namun akhirnya dibatalkan karena syarat peminjaman dinilai memberatkan, apalagi waktu pengembalian hanya lima tahun dengan bunga yang tinggi.
"Sikap Pemda Jakarta seperti itu bahkan tidak dimiliki Presiden," puji Dani dalam diskusi serial Kemandirian Bangsa Jokowi Melawan Asing, Saatnya Menegakkan Kemandirian Bangsa di Tebet, Jakarta Selatan, Senin (8/4/2013).
Dani mengatakan, selayaknya rakyat mendukung langkah kedua pemimpin Jakarta itu.
"Langkah awal untuk serukan kepada pemerintah pusat untuk tidak lagi tergantung dengan biaya luar negeri," kata Dani sebagaimana disiarkan JakartaBagus.Com.[ans]
KOMENTAR ANDA