MBC. Partai Demokrat tidak mau ikut-ikutan mendesak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Muhammad Nuh mundur menyusul carut marut pelaksaan Ujian Nasional tahun 2013. Lebih baik, Nuh sadar dan secara satria menyatakan bertanggung jawab dan mundur.
"Kita tidak perlu mendesak M Nuh mundur. Yang penting ada budaya malu dari pemimpin," ujar Ketua Fraksi Partai Demokrat, Nurhayati Assegaf di gedung DPR, sesaat lalu Kamis, (18/4/2013).
Demokrat sendiri, ujar Nurhayati terkejut dengan terjadinya penundaan Ujian Nasional yang terjadi di 11 provinsi. Apalagi, konsentrasi komisi X DPR saat ini kata dia sedang tertuju pada perubahan kurikulum.
Dia menambahkan, budaya malu harus disosialisasikan sebagai bentuk pertanggungjawaban pejabat negara yang melakukan kesalahan.
"Jadi persoalan M Nuh mundur tidak bisa diserahkan kepada presiden selaku pemilik hak prerogatif," kata Ketua DPP Partai Demokrat ini sebagaimana disiarkan Rakyat Merdeka Online.[ans]
KOMENTAR ANDA