post image
KOMENTAR
MBC. Usai permasalahan distribusi soal, Ujian Nasional susulan untuk SMU yang diselenggarakan serentak hari ini kembali menuai masalah. Mulai dari soal ujian yang tidak berurutan, hingga terselipnya sejumlah soal untuk pelajar SMK, yang berjumlah 50 pertanyaan.

Hal ini diduga dampak dari lemahnya pengawasan terhadap pembuatan soal sebelum didistribusikan.

Sejumlah Sekolah Tingkat SMU sederajat di Sumatera Utara, yang gagal menggelar UN untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, secara serentak hari ini melakukan ujian susulan.

Sayangnya, meski telah dimolorkan untuk menutupi buruknya UN kali ini, namun tetapp saja terjadi kesalahan dalam sejumlah soal yang diujikan hingga membuat para peserta ujian terganggu.
 
Sejumlah kesalahan tetap terjadi pada soal yang diterima siswa di sekolah ini yang sedang mengikuti ujian susulan. Diantaranya terselipnya sejumlah soal UN untuk SMK dan soal ujian yang hilang dari urutan soal ujian yang berjumlah 50 pertanyaan.

Meski terdapat bebagai kesalahan dalam soal UN susulan, Namun aktifitas ujian tetap berlangsung agar peserta UN tidak merasa dirugikan.

"Tadi sempat ada ketukar soal, tapi langsung difotocopy kekurangannya," ujar Natanael Sitanggang, Koordinator Pengawas UN, Senin (22/4/2013).

Situasi ini pun kembali merepotkan pihak sekolah maupun penyelenggara UN di SMU Neg 10 Medan, mereka terpaksa memfotocopykan ulang soal ujian yang utuh dan sesuai, demi kelangsungan Ujian Nasional kali ini.
 
Kasus ini merupakan salah satu sekolah dari ratusasn sekolah di Sumut yang terpaksa menjalani Ujian Susulan akibat tidak terdistribusikan soal UN untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia pada ujian tingkat sekolah lanjutan atas yang dijadwalkan serentak di tanah air pada pekan lalu. [ans]

Komunitas More Parenting Bekerja Sama Dengan Yayasan Pendidikan Dhinukum Zoltan Gelar Seminar Parenting

Sebelumnya

Sahabat Rakyat: Semangat Hijrah Kebersamaan Menggapai Keberhasilan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Komunitas