post image
KOMENTAR
MBC. Panglima Kodam Iskandar Muda (IM) Mayjen TNI Zahari Siregar sudah mengerahkan ratusan personil TNI di daerah bencana gempa untuk membantu penanganan masa tanggap darurat di Aceh Tengah dan Bener Meriah.

''Keberadaan TNI beserta unsur lainnya di daerah bencana pasca gempa sangat diperlukan guna untuk membantu penanganan masa darurat serta membantu proses evakuasi terhadap korban baik yang meninggal maupun luka-luka,'' tegas Zahari Siregar, Sabtu (6/7/2013).

Menurutnya, gempa yang terjadi di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah, Selasa (2/7/2013) lalu tidak sekuat gempa yang pernah terjadi di Aceh 2004 silam, namun kerusakan yang ditimbulkan gempa kali ini sangat besar.

Buktinya, berdasarkan data Posko TNI di lokasi bencana tercatat sebanyak 13 ribu bangunan hancur dan 15o diantaranya rumah ibadah yang ada di dua kabupaten di dataran tinggi Gayo itu.

''Kerusakan yang ditimbulkan gempa kali ini sangat besar karena sarana umum seperti jalan, jembatan, rumah penduduk, sekolah, perkantoran milik pemerintah dan swasta, puskesmas dan rumah ibadah hancur,''ungkap Pangdam IM Zahari Siregar.


Abdul Halim, kontributor MedanBagus.Com di Lhokseumawe-Aceh Utara melaporkan Pangdam IM sempat mengimbau kepada seluruh masyarakat Aceh Tengah dan Bener Meriah agar tetap tenang dan tabah dalam menghadapi bencana ini, karena setiap bencana pasti ada hikmahnya.[ans]

Komunitas More Parenting Bekerja Sama Dengan Yayasan Pendidikan Dhinukum Zoltan Gelar Seminar Parenting

Sebelumnya

Sahabat Rakyat: Semangat Hijrah Kebersamaan Menggapai Keberhasilan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Komunitas