Pantauan Minggu (7/7/2013), sejak pagi menjelang siang, peziarah silih berganti berdatangan ke TPU ini. Mulai dari sepeda motor hingga mobil pun memadati areal parkir.
Seorang peziarah, Sulis (22), warga Jalan Sisingamangaraja, Medan Kota, menuturkan, dirinya datang bersama keluarga untuk mendoakan opungnya (kakek,red).
"Ini kan menyambut bulan puasa, jadi aku nyekar dan memanjatkan doa ke makam opung. Memang setiap tahun jelang puasa kami selalu melakukan tradisi ini," kata Sulis, kepada Medanbagus.
Selain berziarah, kedatangan peziarah ini juga untuk melakukan pemugaran di makam sanak keluarga mereka.
Rusdiwanto (32) mengatakan, dia datang ke TPU ini untuk memugar pemakaman orang tuanya.
"Selain ziarah, saya mau memugar makam ayah. Tadinya ini masih tanah, sekarang mau di kasih batu nisan," katanya.
Dari pantauan Medanbagus.Com, para peziarah terus berdatangan hingga siang ini. Mereka membawa kembang dan air mawar untuk ditaburkan ke pusara sanak keluarga. Diperkirakan peziarah akan terus berdatangan hingga H minus 1 jelang Ramadan. [hta]
KOMENTAR ANDA