post image
KOMENTAR
MBC. PDIP belum tentu akan mengusung Joko Widodo meski elektabilitas dan popularitas Gubernur DKI Jakarta itu selalu teratas berdasarkan temuan berbagai lembaga survei.

"Karena hasil survei bukan tolak ukur untuk menentukan keputusan politik," jelas Sekjen DPP PDIP Tjahjo Kumolo saat dijumpai di Wisma Kodel, Jakarta Selatan, Rabu (24/7) sore usai  pemaparan hasil telesurvey yang dilakukan Soegeng Sarjadi School of Goverment (SSSG).

Meski begitu, katanya seperti dilansir Rakyat Merdeka Online, Jokowi yang daulat SSSG sebagai tokoh paling populer, tetap dipertimbangkan PDI Perjuangan.

"Saya kira partai yang cerdas tidak akan meninggalkan apa yang menjadi aspirasi masyarakat. Tapi ingat partai juga mempunyai komitmen, jadi memimpin indonesia loh, bukan memimpin negara yang kecil," terang dia.

Berdasarkan, telesurvey yang dilakukan SSSG, Jokowi berhasil mendapatkan 25,48 persen suara mengalahkan 15 tokoh lain yang sering mengisi berita-berita nasional.
Perolehan Jokowi itu jauh diatas Megawati Soekarnoputri yang hanya mendapatkan 2,68 persen.[ans]

Pemberdayaan Berbasis Masyarakat Tingkatkan Keterampilan Menulis Bahasa Inggris Siswa SMK YAPIM Biru-Biru

Sebelumnya

Kegiatan Pengabdian FKM USU Sosialisasi Pemberdayaan Kesatuan Perempuan Pesisir Indonesia (KPPI) Melalui Inovasi Healthy Coconut Balm Untuk Meredakan Nyeri Haid Secara Alami Dan Pembentukan Komunitas Srikandi Bahari

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Peristiwa