MBC. Ketenaran Jokowi sebagai calon presiden 2014 mulai digoyang. Pembusukan mulai disebar pihak-pihak yang tidak senang Gubernur DKI itu bisa meneruskan kepemimpinan nasional.
Pembusukan disebar melalui pesan pendek. Isi pesan itu intinya mengkampanyekan ada sponsor dari sejumlah eks napi di balik terus menguatnya pencapresan Jokowi.
Redaksi Rakyat Merdeka Online (grup MedanBagus.Com) menerima pesan singkat itu Minggu pagi (15/9/2013), pukul 02.12 WIB. Si pengirim menyebut kerja-kerja politik para eks napi untuk Jokowi dilakukan melalui Barisan Relawan Jokowi Presiden 2014 (Bara-JP 2014).
"Merdeka. BaraJP Relawan Jokowi diotaki para residivis," begitu kalimat pembuka pesan pendek yang disebar pengirim yang mengaku relawan Mega-Hasyim for Presiden 2004 itu.
Si pengirim, dalam pesannya, kemudian menyebut individu-individu yang memperkuat kepengurusan Bara JP 2014. Yakni Mulyana W Kusuma sebagai pembina, Sihol M sebagai Ketua, dan Roy Marten sebagai Sekjen.
Mulyana W Kusumah pernah dijatuhi hukuman terkait kasus korupsi KPU, Sihol M terpidana korupsi kotak suara KPU, adapun Roy Marten dua kali dibui karena kasus narkoba.
"Kantornya (Bara JP 2014) d percetakan negara yg punya Mulyana. Bisa jd pula sponsornya pr koruptor, gurih nian Jokowi, goreng goreng trus ojo kesusu rek ! salam juang," begitu kutipan bagian penutup sms.
Sementara Mulyana W Kusumah yang dihubungi secara terpisah membantah isi pesan pendek itu. [ded]
KOMENTAR ANDA