post image
KOMENTAR
Sejumlah warga di Kelurahan Sei (Sungai) Mati, Kecamatan Medan Maimun,
merasa dianaktirikan oleh Pemerintah Kota Medan. Pasalnya, persoalan banjir yang tiap tahun menghampiri pemukiman mereka tidak pernah ada solusinya.

Sebab itu, mereka mempertanyakan kinerja Plt Walikota Medan, Dzulmi Eldin dan jajarannya dalam mengatasi banjir. Pasalnya, sedikit saja hujan mengguyur kawasan hulu DAS Deli, dipastikan limpahannya akan menggenangi pemukiman warga di kawasan tersebut.

Salah seorang warga Edi mengatakan, banjir yang selalu menggenangi perkampungan mereka sudah dianggap peristiwa yang biasa terjadi. Namun menurutnya bukan hal itu menjadi persoalan, akan tetapi komitmen Pemko Medan dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

"Masa Rahudman dulu pernah dikeruk anak Sungai Deli di kampung kami, tapi hanya sebatas itu. Yang kami mau, pengerukan itu di Sungai Delinya hingga ke hilir, pasti air sungai yang melimpah itu tidak terlalu banyak debitnya," ungkap Edi kepada MedanBagus.Com, Sabtu (9/11/2013) sesaat lalu.

Hampir seluruh warga yang tinggal di bantaran DAS Deli berharap optimalisasi pembangunan kanal Titi Kuning. Faktanya setelah bangunan itu selesai, masalah yang menghampiri warga tak kunjung berangsur membaik.

"Awak pikir dibangun kanal itu kampung kami terhindar dari banjir, rupanya sama aja," keluhnya. [ded]

Komunitas More Parenting Bekerja Sama Dengan Yayasan Pendidikan Dhinukum Zoltan Gelar Seminar Parenting

Sebelumnya

Sahabat Rakyat: Semangat Hijrah Kebersamaan Menggapai Keberhasilan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Komunitas