"Karena monyetnya sakit, banyak penyakitnya seperti hepatitis dan TBC," ujar Jokowi kepada wartawan di Jakarta, Rabu (5/2).
Namun, sebelum dilepas ke hutan, kata Jokowi, pihaknya akan mengobati monyet-monyet tersebut terlebih dahulu sampai sembuh.
"Kalau sudah sembuh baru dilepas ke hutan," jelasnya.
Seperti diketahui, pada Oktober 2013 lalu, Jokowi mengumpulkan monyet-monyet yang dijadikan binatang penghibur atau topeng monyet dari pawangnya untuk mencegah penyebaran rabies ke masyarakat. Jokowi memberi ganti rugi Rp 1 juta per ekornya kepada masing-masing pawang.[rmol/hta]
KOMENTAR ANDA