post image
KOMENTAR
Pasca melampiaskan rasa amarahnya, ratusan mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Simalungun (USI) bersama mahasiswa dari fakultas lainnya membubarkan diri, Senin (10/2/2014), sekitar jam 14.30 WIB.

Hal itu dilakukan mahasiswa Fakultas Pertanian, setelah mendengar pengarahan dari Rektor USI yang diakui Kopertis, Prof DR Amrin Saragih di lapangan parkir fakultas itu.

Kepada mahasiswa, Amrin Saragih mengatakan, meskipun berkas sudah dibakar, mahasiswa yang telah mengikuti persidangan meja hijau, tetap akan diwisuda pada bulan Februari ini.

Sedangkan mahasiswa yang belum mengikuti persidangan, diberi kesempatan untuk mengikutinya, dan akan diwisuda pada 29 Februari 2014 nanti.

Hal itu disampaikan Amrin Saragih dihadapan ratusan mahasiswa dan dihadaan kelompok yang tidak mengakui dirinya sebagai Rektor USI. Diantaranya, POlentino Girsang, SB Damanik dan lainnya.

Begitu arahan dan masukan disampaikan, mahasiswa pertanian dan rekannya, membubarkan diri dengan tertib. Secara bersamaan, Polentino dan SB Damanik yang dari tadi diminta pergi oleh mahasiswa, juga meninggalkan lokasi.

Sementara itu, pasca membubarkan diri, sejumlah mahasiswa Pertanian dan sejumlah mahasiswa dari fakultas lain, tampak berjaga-jaga di seputaran kampus Pertanian USI.

Mereka berharap, tidak ada lagi pembakaran berkas mahasiswa terjadi di Universitas Simalungun yang terdapat di Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Siantar Sitalasari, Pematangsiantar. [ded]

KOMENTAR ANDA