post image
KOMENTAR
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Siantar, gelar operasi bolos sekolah, Rabu (12/2/2014). Delapan belas siswa SMP dan SMA sederajat terjaring operasi itu. Kebanyakan siswa terjaring dari warung internet (warnet) dan arena permainan biliar.

Tim Operasi Bolos Sekolah Dinas Pendidikan, dipimpin Frangki Siburian, dibantu tiga personil Satpol PP Kota Siantar, dengan mobil patroli sekolah, menelusuri sejumlah warnet dan arena permainan biliar.

Dari Jalan Mataram, Siantar Utara, dari sebuah warnet, puluhan siswa SMA sederajat berhasil meloloskan diri dari kejaran tim Operasi Bolos Sekolah. Dengan melompat ke saluran draenase yang cukup besar di belakang pemukiman warga.

Aksi kejar-kejaran-pun terjadi. Namun sayang, tak satupun siswa yang bolos itu berhasil tertangkap.

Tak berhasil dari Jalan Mataram, tim bergerak menuju Jalan Sudirman, Jalan Diponegoro dan Jalan Kartini. Dari tiga lokasi jalan itu, persisnya dari Warnet Megumi 2, Bettel, 911 Net dan Elektrik, 13 siswa SMP dan SMA sederajat terjaring. Selanjutnya para siswa bolos sekolah itu diboyong ke kantor Disdik Siantar.

Belum puas juga, tim Operasi Bolos Sekolah melanjutkan aksinya ke Jalan Pane dan Jalan Gunung Pusuk Buhit. Dari warnet Jalan Pane, tak satupun siswa ditemukan. Namun berbeda dengan yang di Jalan Gunung Pusuk Buhit.

Dari arena permainan biliar di Jalan Gunung Pusuk Buhit itu, sekitar 70 an siswa kedapatan sedang bermain biliar saat jam belajar. Meski jumlah siswa yang bolos cukup banyak, namun yang berhasil tertangkap hanya 5 orang siswa saja.

Pasalnya, diduga pemilik usaha arena permainan biliar itu, sempat melarang tim operasi untuk menjalankan tugasnya. Sehingga hal itu dimanfaatkan para siswa yang bolos sekolah untuk melarikan diri.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Siantar, Drs Resman Panjaitan, saat ditemui di ruangan kerjanya mengatakan, operasi atau razia yang dilakukan pihaknya merupakan operasi bolos sekolah, yang nyaris rutin dilakukan pada setiap harinya.

Operasi Bolos Sekolah sengaja dilakukan Disdik, untuk mendukung program pemerintah dalam menciptakan generasi muda (pelajar) yang memiliki kualitas. Sedangkan terhadap siswa yang terjaring, akan dibina bersama Kepala Sekolah dan orang tua mereka masing-masing. [ded]

Komunitas More Parenting Bekerja Sama Dengan Yayasan Pendidikan Dhinukum Zoltan Gelar Seminar Parenting

Sebelumnya

Sahabat Rakyat: Semangat Hijrah Kebersamaan Menggapai Keberhasilan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Komunitas