post image
KOMENTAR
Pimpinan tertinggi partai politik anggota Koalisi Merah Putih (KMP) menegaskan bahwa kehadiran mereka dalam Munas IX Partai Golkar di Nusa Dua Bali sebagai bentuk kesolidan KMP dalam memposisikan diri sebagai partai politik penyeimbang pemerintah.

"Kami semua hadir di Munas Ini untuk membuktikan solid dan satu padu kami untuk bersama-sama menjadi kekuatan penyeimbang di pemerintah.Kami komit untuk tujuan tersebut," ujar Ketua Umum PPP, Djan Faridz, usai ucara pembukaan Munas Golkar di Nusa Dua, Bali, Senin (1/12/2014).

Dia menyesalkan sikap KIH yang salah mengartikan posisi KMP dalam bernegara. Koalisi itu lahir karena kebutuhan bernegara untuk menjadi penyeimbang kekuatan pemerintahan. Dan KMP bukanlah lawan dari pemerintahan saat ini, sehingga kehadiran KMP harusnya dipahami sebagai partner yang setara

"Saya sangat sayangkan ada salah pengertian terhadap KMP oleh KIH.Kami jelas kekuatan penyeimbang bukan lawan. Jangan jadikan kami lawan.Kami siap mendukung apapun kebijakan pemerintah yang pro rakyat.Jadi selama benar tentunya kami dukung," kata Djan Faridz.

Ditanyakan apa contoh langkah-langkah KIH yang menggambarkan salah pengertian,Djan menjawab diplomatis bahwa hal itu tidak perlu disebutkan lagi.

"Hal itu tidak perlu diberitakan lagi,masyarakat awam saja sudah tahu kok.Yang penting kita siap dan kompak saja,maka apapun itu,kita tidak terpecah," tegasnya lagi.[rgu/rmol]

Mulai April Ini, Sejumlah Hotel Tutup di Medan

Sebelumnya

Warga Simalingkar B Tolak Jenazah Pasien Covid-19 Dimakamkan di Wilayahnya

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Peristiwa