post image
KOMENTAR
Sejumlah penjual elektronik mengungkapkan, dampak menguatnya rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih belum terasa.

Hal itu dikatakan Owner Version Computer di Jalan Merak Jingga, Medan Chandra kepada wartawan, Kamis (15/10/2015).

"Penjualan masih sama dengan bulan lalu. Memang rupiah sudah menguat. Tapi, penjualan masih sama dengan bulan lalu. Mudah-mudahan kedepannya bisa membaik," katanya.

Hal senada dikatakan, Marketing Communication Toshiba Medan Iwan. Dia mengungkapkan, sejauh ini penguatan rupiah terhadap dolar belum terasa. Penjualan Toshiba di Medan masih menurun sekitar 30 persen.

"Belum ada terasa. Penguatan rupiah berbeda dengan penguatan dolar. Saat dolar menguat terasa sekali penurunan hingga 30 persen. Tapi saat rupiah menguat, sejauh ini belum ada dampak," katanya.

Dijelaskannya, pada bulan September penjualan Toshiba berkisar 5000 an unit. Sementara target per bulan 8000 unit. Hingga saat ini, penjualan belum bisa dihitung. Akan tetapi, belum ada perubahan yang signifikan.

Menurutnya, penjualan Toshiba masih didominasi TV 23 dan 40 inci. Saat ini harga jual TV 23 inci masih berkisar Rp 2,7 hingga Rp 3 juta. Sedangkan, harga jual TV 40 inci masih diatas Rp 6 jutaan. Pihaknya pun masih melakukan promo-promo untuk meningkatkan penjualan.

"Masih ada promo kita, baik itu ke toko maupun langsung ke konsumen. Promonya ya dengan pemotongan harga. Tapi itu berbeda-beda juga disetiap toko," ungkapnya.[rgu]

PTI Sumut Apresiasi Langkah Bulog Beli Gabah Petani

Sebelumnya

Selamat, JNE Medan Raih 4 Penghargaan di Indonesia Marketeers Festival 2020

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Ekonomi