post image
KOMENTAR
Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olah Raga terus berupaya mencari sponsor untuk mendanai tampilnya pembalap muda Rio Haryanto di ajang paling bergengsi Formula1 (F1).

Menpora  Imam Nahrawi menyatakan, akan bersikap transparan terkait dana yang dikumpulkan untuk Rio dengan cara mempublikasikannya.

"Saya kira itu harus dipublikasikan. Berapa pun yang besarannya, untuk apapun itu maka harus diumumkan kepada masyarakat," katanya di Kantor Kemenpora, Jalan Gerbang Pemuda, Jakarta, Rabu (24/2).

Imam berharap, langkah tersebut menjadi pintu awal kepercayaan publik. Agar ke depan bila muncul lagi pembalap berbakat seperti Rio bisa diberikan dukungan maksimal dari publik. Sejauh ini, Kemenpora tetap mengajukan dana Rp 100 miliar untuk mendukung Rio berlaga di ajang tersebut.

Menteri yang kerap disapa Cak Imam itu menerangkan, ada dua cara merealisasikan pendanaan yang diajukan Kemenpora, yakni melalui pos APBN Perubahan atau revisi internal anggaran Kemenpora dengan cara mengurangi anggaran di pos-pos yang ada.

"Namun kita akan lebih mungkin mendorong mengajukan di APBN Perubahan," tukasnya.

Dikabarkan, negara lain yakni Visit Malaysia sudah menawarkan pendanaan bagi Rio berlaga di ajang F1. Menyikapi hal itu, Cak Imam menegaskan tidak akan mengambil sponsor dari luar karena masih banyak BUMN atau swasta di Indonesia yang bisa mendukung secara penuh. Dia juga mendorong agar Kementerian Pariwisata ikut menyokong Rio.

"Saya tidak rela pihak lain di luar Indonesia menjadi sponsor. BUMN atau pihak swasta nasional masih bisa mendukung. Atau dari Kemenpar mungkin bisa memasang tulisan 'Wonderful Indonesia', ini kan kesempatan baik," jelasnya. [hta/rmol]

Juara Bertahan Liverpool Tersingkir Dari Liga Champion

Sebelumnya

Menang Tipis Dari KKBO Langkat United Jadi Modal PSMS Medan Jelang Laga Perdana Liga 2 Indonesia

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Olahraga