post image
KOMENTAR
Persepsi positif ditunjukkan mata internasional terhadap Indonesia. Ini tak lepas dari mulai membaiknya birokrasi perizinan bisnis di Indonesia dan langkah-langkah konkret perbaikan infrastruktur.

Demikian dikatakan Menko Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli. Ia memberikan contoh, pihaknya telah memangkas 129 Peraturan Menteri di Pelabuhan.

"Sudah jadi sepertiganya. Saya mau potong lebih banyak lagi. Saya ingin membuat birokrasi kita lebih mudah untuk bisnis," tegas Rizal di Jakarta, Rabu, (16/3).

Langkah ini sangat penting karena menurut Mantan Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur ini, makro ekonomi akan kembali menggeliat sehingga terjadi surplus perdagangan.

"Tahun lalu masih negatif, sekarang surplus, itu menjelaskan kenapa rupiah menguat, termasuk karena inflasi rendah," jelasnya.

Persepsi dunia yang membaik terhadap Indonesia ini ditegaskannya harus dijadikan momentum mempercepat pertumbuhan ekonomi. Banyak negara besar tertarik untuk berinvestasi dan bekerjasama dengan pengusaha Indonesia.

"Kita harus percepat ini semua (pertumbuhan ekonomi), yang penting rakyat kita bisa hidup lebih baik," tukasnya.

Rizal mengemukakan hal ini seusai menghadiri pertemuan dengan Putri Astrid dari Belgia yang membawa delegasi besar untuk melakukan penjajakan bisnis dengan Indonesia terutama di bidang maritim. Kunjungan Putri Astrid bersama delegasi ini dalam rangka Belgia Economic Missions untuk bermitra dengan banyak pihak di Indonesia.[rgu/rmol]

Kemenkeu Bentuk Dana Siaga Untuk Jaga Ketahanan Pangan

Sebelumnya

PTI Sumut Apresiasi Langkah Bulog Beli Gabah Petani

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Ekonomi