post image
KOMENTAR
Penunjukan Komjen Pol Tito Karnavian sebagai calon tunggal Kapolri oleh Presiden Joko Widodo mendapat respons dan sokongan positif dari Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPPP).

Ketua Umum KBPPP, A.H Bimo Suryono, mengakui, Komjen Tito memang telah memenuhi syarat dan kriteria.

Namun penunjukannya terbilang langka karena Tito, lulusan Akpol 1987, paling muda di antara perwira tinggi bintang tiga Polri aktif lainnya.

Apalagi, jika dibandingkan dengan Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan TNI yang biasanya berasal dari angkatan yang sama atau hanya selisih satu angkatan. Posisi Panglima TNI saat ini, Jenderal Gatot Nurmantyo, dijabat oleh lulusan Akmil 1982.

"Namun demikian, apabila melihat track record dan prestasi bersangkutan sangat memenuhi syarat sebagai orang nomor satu di Kepolisian RI," ujar Bimo kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (16/6).

Menurut Bimo, Polri juga terbiasa hanya mengenal satu komando tanpa harus melihat latar belakang angkatan.

Di matanya, presiden tampak ingin jabatan Kepala Polri dijabat satu orang dalam waktu yang panjang. Karena itulah Jokowi menunjuk Tito yang masih 51 tahun.

Tujuannya, agar pembenahan dan perbaikan Polri bisa dilakukan terus-menerus. Berdasar aturan yang ada sekarang, Tito sendiri masih punya tujuh tahun ke depan untuk memasuki usia pensiun.

"Di bawah komando Kapolri (Tito) yang juga mempunyai masa penugasan panjang," jelasnya. [hta/rmol]





Komunitas More Parenting Bekerja Sama Dengan Yayasan Pendidikan Dhinukum Zoltan Gelar Seminar Parenting

Sebelumnya

Sahabat Rakyat: Semangat Hijrah Kebersamaan Menggapai Keberhasilan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Komunitas