post image
KOMENTAR
Baru sepekan dilantik, Menteri Pendidikan dan Kebudayan Muhadjir Effendy berencana menambah jam belajar di sekolah hingga pukul 5 sore.

Wacana tersebut segera mendapatkan penolakan. Seorang netizen yang juga orang tua murid Deddy M. Kresnoputro menggalang petisi di laman Change.org guna memprotes kebijakan sekolah sehari penuh.

Hingga Selasa kemarin (9/8), petisi berjudul 'Tolak pendidikan full day/sehari penuh di Indonesia' telah didukung lebih dari 20 ribu tanda tangan.

"Belum selesai kita membenahi masalah kurikulum yang kerapkali diacak-acak, sekarang muncul wacana untuk Anak Sekolah Sehari Penuh, dengan alasan pendidikan dasar saat ini tidak siap menghadapi perubahan jaman yang begitu pesat. Semoga bapak-bapak dan ibu-ibu tahu bahwa tren sekolah di negara-negara maju saat ini adalah mengurangi waktu sekolah, tidak ada pekerjaan rumah, dan lebih pada pembangunan karakter anak," jelas Deddy dalam petisinya.

Deddy juga mengutip tulisan seorang guru yang menggarisbawahi bahwa membiarkan anak sehari penuh bersekolah seperti  melepas tanggung jawab orang tua terhadap anaknya ke sekolah, sekaligus merenggut interaksi anak dengan orang tua. Jika kondisi pendidikan seperti itu terjadi, Deddy mengatakan orang tua akan memilih metode home schooling atau bersekolah di rumah sebagai opsi pendidikan bagi anaknya.

Sejumlah figur publik juga menyampaikan dukungan terhadap petisi. Artis senior Sophia Latjuba misalnya, di akun instagramnya memposting petisi tersebut dan mengatakan 'selamatkan pendidikan Indonesia'.

Seorang penanda tangan petisi bernama Afri Saragih mengatakan bahwa kebijakan full day school hanya merampas kemerdekaan anak-anak.

"Sudah terbukti bertahun-tahun sistem pendidikan yang hanya fokus pada angka, hanya menghasilkan manusia manusia tidak kreatif!...Keluarga adalah pendidikan yang utama. Kembalikan keceriaan masa anak anak Indonesia! Jangan penjarakan anak-anak didalam satu gedung bernama sekolah! Karena belajar itu sepanjang masa bukan selama di sekolah. Alam raya adalah sekolah yang sebenarnya," jelasnya.

Adapun, untuk melihat jumlah penanda tangan dan pandangan secara real time, petisi selengkapnya bisa dibaca di www.change.org/TolakSekolahFullDay. [hta/rmol]

Komunitas More Parenting Bekerja Sama Dengan Yayasan Pendidikan Dhinukum Zoltan Gelar Seminar Parenting

Sebelumnya

Sahabat Rakyat: Semangat Hijrah Kebersamaan Menggapai Keberhasilan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Komunitas