post image
Pasar Modern, Rambung Binjai/Net
KOMENTAR

Terletak di antara kota, kabupaten dan provinsi tetangga, mestinya Pemerintah Kota Binjai memiliki kebijakan tata kelola kawasan ekonomi.

Hal itu disampaikan pengusaha muda Sandy Irawan kepada wartawan, Selasa (7/5/2024).

"Melihat lokasinya yang strategis, mestinya Pemko Binjai memprioritaskan kebijakan tata kelola kawasan ekonomi," terang Sandy.

Dikatakan Sandy,  saat ini sejumlah aset bangunan kawasan ekonomi yang dimiliki Pemko Binjai cendrung tidak berfungsi. Hal itu, kata Sandy tentu mempengaruhi pendapatan kas daerah.

"Pasar Modern Rambung dan Sky Cross kalau dimanfaatkan dengan maksimal, tentu bisa membantu pendapatan daerah. Pasalnya, aktivitas di tempat itu bisa diandalkan sebagai salah satu capaian pendapatan daerah," kata Sandy.

Hingga kini, lanjut Sandy, belum ada perputaran arus modal yang signifikan dari kawasan yang mestinya bisa menjadi tulang punggung pendapatan daerah.

"Ini kan soal strategi untuk menarik dan meramaikan sejumlah kawasan ekonomi yang belum maksimal itu. Pemko sebetulnya punya kemampuan untuk membuat kebijakan dan menjalankannya, sehingga gairah pedagang muncul," demikian Sandy. (hta)

Pemprov Sumut Segera Bagikan Rp. 260 Miliar Bantu Warga Terdampak Covid 19

Sebelumnya

Kadispar: Kalau Ada yang Bandel tak Ada Rasa Kemanusiaannya

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Pemerintahan