Senin, 06 Oktober 2014 , 13:15:00 WIB

Terungkap, Pria Bertato Moct Ficking Dibunuh Karena Sakit Hati di Medan

Laporan:

Unit Ranmor Sat Reskrim Polresta Medan mengamankan otak  tersangka pembunuhan  pria bertato Moct Ficking, yang diketahui bernama Aji Sajiman alias Jono (19) yang ditemukan tewas tergeletak akibat luka tusukan di bagian perut kanan di kawasan Jalan Cemara, Desa Sampali, Kecamatan  Percut Sei Tuan, Minggu (28/9/2014) lalu.

Tersangka Retno Ardiansyah alias Retno Gepeng ditangkap di kediamannya di kawasan Jalan  Cemara, Desa Sampali.

Selain itu, pihaknya juga mengamankan 5 orang penadah yaitu Irwansyah alias Iwan, Khairuddin Syahbana Ritonga Alias Ucok , Syahrial, Edi Suprayitno, Sandika  dan barang bukti 1 buah pisau, 1 set pakaian yang dipakai korban dan  1 unit sepeda motor Suzuki Satria FU 150 BK 2335 SO  milik korban.

Kapolresta Medan, Kombes Pol Nico Afinta Karo-Karo didampingi Kasat Reskrim Kompol Wahyu Istanto Bram dan Kanit Ranmor Jufri Siregar, Senin (6/10/2014) menyebutkan, motif pembunuhan ini sendiri dilatarbelakangi
sakit hati karena korban  yang ditugaskan untuk membeli sabu justru memberi garam Inggris kepada tersangka.

 "Motifnya hanya karena garam Inggris. Tersangka memberi uang Rp 50 ribu untuk membeli sabu , tapi korban malah membeli garam inggris dan saat dihisap tersangka terbatuk - batuk. Dari situlah tersangka berniat menghabisi nyawa korban," jelasnya.

Dijelaskannya,  dalam menjalankan aksinya, tersangka melakukan aksi pembunuhan seorang diri.

"Tersangka yang bunuh sendiri. Tersangka meminta korban untuk mengantarnya ke Jalan Cemara dan meminta korban untuk menunggunya. Saat berada di Jalan Cemara itulah tersangka mengambil pisau yang diselipnya dipinggan dan langsung membunuh korban," jelasnya.

Selanjutnya,katanya,  tersangka lalu mengambil sepeda motor korban dan mendatangi rumah temannya Irwansyah yang berada di Jalan Meteorologi.

"Disitu, tersangka menyuruh Irwansyah untuk menjual sepeda motor itu dan laku  dengan harga Rp 3.400.000," jelasnya.  

Dijelaskannya, untuk para tersangka ini akan dikenakan pasal 340,338,365,351 dan 480 dengan ancaman hukuman seumur hidup.

Sekadar mengingatkan, Jono ditemukan tewas tergeletak akibat luka tusukan di bagian perut kanan di kawasan Jalan  Cemara, Desa Sampali, Kecamatan  Percut Sei Tuan, Minggu (28/9/2014) lalu. Sepeda motor Suzuki Satria FU warna biru BK 2335 SO milik buruh buruh bangunan itu juga hilang dibawa kabur pelaku.[rgu]


Comments