post image
KOMENTAR
Sejumlah perusahaan potensial Rusia akan mencari produk-produk Indonesia pada Trade Expo Indonesia (TEI) ke-27 yang akan berlangsung pada tanggal 17-21 Oktober 2012 di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta.

Hal itu disampaikan Sekretaris Dua KBRI di Moskow, Enjay Diana kepada Rakyat Merdeka Online beberapa waktu yang lalu, Senin, (1/10).

Dalam pertemuan dengan sejumlah pengusaha Rusia di Wisma Duta KBRI Moskow (28/09), Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, Djauhari Oratmangun mengatakan TEI akan dikunjungi ribuan pengusaha dari berbagai negara. Dalam TEI tersebut para pengusaha dapat melihat segenap potensi Indonesia dan memilih berbagai produk Indonesia yang bermutu tinggi dengan harga yang kompetitif, serta menjajaki mitra usaha yang tepat.

"Saat ini sudah terdapat sejumlah pengusaha dari Rusia dan juga Belarus yang akan datang ke TEI mendatang. Kami mengundang pula para pengusaha lainnya dan KBRI Moskow siap memfasilitasinya", ujar Dubes Djauhari.

Menurut Dubes Djauhari, volume perdagangan Indonesia-Rusia seharusnya dapat lebih ditingkatkan dari tahun lalu yang mencapai US 2,5 miliar dollar, karena presiden kedua negara sudah berkominten untuk meningkatkan kerjasama, khususnya di bidang ekonomi dan perdagangan.

"Tugas kita bersama untuk merealisasikan harapan kedua kepala negara", harap Dubes Djauhari.

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, volume perdagangan Indonesia-Rusia tahun 2011 mencapai US 2,544 miliar dollar. Dan dalam periode Januari-Juni 2012 sudah tercapai sebesar US 1,679 miliar dollar, atau naik 48,7% dari periode yang sama tahun 2011 yang tercatat sebesar US 1,129 miliar dollar.

Perusahaan-perusahaan Rusia yang sudah menyatakan konfirmasinya datang ke TEI 2012 adalah Volming Trading sebagai perusahaan perdagangan umum, RIM Rus mencari produk kertas dan bahan-bahan pencetakan, dan Polychemkomplekt-M membutuhkan bahan-bahan kimia untuk bahan bangunan, termasuk cat. Adapun perusahaan 1st Raw Compay mencari coklat bubuk, Imperia Group mencari garmen dan sepatu, Sladtorg membutuhkan santan bubuk, serta Tchaikovsky Textile membutuhkan bahan kain untuk pakaian dan seragam.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Dewan Bisnis Rusia-Indonesia Mikhail Kouritsyn mengatakan pada bulan November 2012 mendatang serombongan pelaku bisnis Rusia, antara lain dari KADIN daerah Tomsk juga akan berkunjung ke Indonesia untuk menjalin bisnis dengan mitranya dari Indonesia. [rmol/hta]

Emas Naik Diatas $5.200 Per Ons, IHSG Dibuka Di Zona Hijau

Sebelumnya

Aktivitas Pengiriman Terus Bertumbuh, Lion Parcel Perkuat Infrastruktur dan Layanan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Ekonomi