Menteri Pendidikan Afghanistan, Farooq Wardag, yang turut menghadiri acara doa bersama di sebuah sekolah di Kabul mengatakan bahwa penyerangan terhadap Malala Yusufzai merupakan musuh bersama bagi dunia pendidikan di Afganistan dan Pakistan. Demikian diberitakan BBC (Sabtu, 13/10).
Malala Yusufzai adalah seorang remaja putri pegiat pendidikan untuk anak-anak perempuan di Pakistan. Ia mulai dikenal pada tahun 2009 saat dia menulis catatan harian untuk BBC Urdu tentang kehidupan di bawah Taliban yang menguasasi Lembah Swat.
Pada Selasa (9/10), pria bersenjata, yang belakangan diketahui sebagai anggota Taliban, menyerang Malala Yousafzai dan menembak dua anak perempuan lainnya saat mereka pulang sekolah. Beruntung para dokter bedah Pakistan berhasil mengangkat peluru yang bersarang di kepala Malala, pada Rabu (10/10).
Kelompok militan Taliban mengatakan bahwa Malala menjadi sasaran karena dia mempromosikan sekulerisme.[rmol/hta]
KOMENTAR ANDA