Demikian disampaikan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam sambutannya pada peluncuran buku Misbakhun bertajuk 'Melawan Takluk' yang berlangsung di Hotel Atlet Century, Jakarta (Senin, 15/10).
"Ini adalah perjuangan, dan perjuangan memang ada resikonya. Dulu Bung Karno juga menegakkan pendiriannya dengan resiko," sambungnya.
Saat ini, JK melanjutkan, politisi harus lebih hati-hati daripada jaman dulu. Alasannya, karena pada masa sekarang ini hukum makin tidak jelas jika dibandingkan dulu.
"Kalau dulu lebih jelas, semua berdasarkan Undang-undang. Kalau sekarang kan, anda (Misbakhun) bicara (soal Century), tiba-tiba saja muncul kasus LC fiktif itu. Sama juga dengan kasus Novel, tiba-tiba muncul penganiyaiyaan tersangka burung walet. Messagenya, hati-hati kau ngomong!," papar Jusuf Kalla yang bekas Ketum Golkar ini.
Memang ada tumbal dalam kasus ini, tapi para korban itu akan dikenang orang. Jadi, jangan sampai korban sia-sia. "Saat ini, kasus Century sudah sudah masuk ke KPK. Tinggal kita awasi prosesnya dan Jangan sampai terulang lagi kasus seperti ini," tutupnya.
Sebelumnya, Misbakhun mendekam di penjara selama 1,6 tahun. Ini karena divonis bersalah dalam kasus LC Fiktif PT Selalang Prima Internasional di Bank Century. Namun, dalam peninjauan kembali (PK) MA, Misbakhun divonis tak bersalah. [rmol/hta]
KOMENTAR ANDA