post image
KOMENTAR
Presiden LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) H.M. Jusuf Rizal siap menghadapi somasi Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI) terkait pemberitaan proyek PLIK (Penyedia Layanan Internet Kecamatan) yang diduga bermasalah.

"Kalau menduga pada proyek PLIK bermasalah, itu dianggap melanggar hukum, tentu LIRA harus siap menghadapi somasi BP3TI. Sebab apa yang disampaikan merupakan laporan dan keluhan yang disampaikan masyarakat," tegas Jusuf Rizal di Jakarta kemarin, terkait BP3TI akan somasi LIRA.

Sebelumnya LIRA melansir adanya dugaan jika proyek PLIK di Sumatra 70% dan Jawa 50% masih bermasalah. LIRA juga akan bentuk tim investigasi untuk menelusuri info tersebut. Tapi, Kepala BP3TI Dirjen Pos dan Telekomunikasi Menko Info RI, H. Santoso sudah keburu sewot dan membantah apa yang dilansir LIRA serta akan mensomasi LIRA.

Menurut Jusuf Rizal, orang-orang di LIRA bukan tidak paham IT. Banyak yang memahami masalah proyek PLIK maupun M-PLIK. Jika kemudian LIRA melakukan koreksi semestinya BP3TI, bukan malah menjadi "mencak-mencak" dan "sewot". Sebab jika proyek PLIK itu sudah berjalan lancar pasti tidak akan ada yang mengeluh dan memberikan laporan yang "miring" atas pelaksanaan proyek PLIK dengan dana trilluinan rupiah.

"Justru yang memberikan masukan kepada LIRA agar turut mengoreksi pelaksanaan proyek PLIK dan M-PLIK itu, juga pakar-pakar telematika. Bahkan mungkin lebih pakar dari Kepala BP3TI, H. Santoso itu," tandas pria kelahiran Batak berdarah Madura itu yang juga memahami banyak masalah telematika serta sebelumnya membidani majalah Telsel (Telematika).

Lebih lanjut menurut pria yang membongkar Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) Alkom dan Jarkom Kepolisian itu, jika dikatakan sesuai fakta dilapangan sudah tidak ada yang bermasalah, ini tentu menjadi tantangan buat LIRA guna membuktikan kebenaran laporan masyarakat. Karena itu tim investigasi akan LIRA turunkan bersama dengan Federasi LSM Indonesia (FELSMI).

Sebagai tindaklanjut, kata Jusuf Rizal, DPP Lira sudah mengirimkan surat kepada Kepala BP3TI dan PT. Surveyor Indonesia untuk meminta informasi dan klarifikasi di daerah mana (Titik Lokasi, Kecamatan, Kabupaten Kota dan Propinsi) PLIK dan M-PLIK itu sudah dapat dinikmati masyarakat.

Terkait ancaman somasi BP3TI, menurut Jusuf Rizal, LIRA tidak gentar dan takut. Sebab bisa saja, somasi tersebut dapat menjadi pintu masuk untuk menggali kemungkinan adanya "abuse of power" (penyalahgunaan wewenang) yang lebih besar. Dengan demikian pelaksanaan PLIK dan M-PLIK dapat dilakukan melalui audit investigasi.  [rmol/hta]

Program Rabu 'Walk In Interview' Dikerumuni Pencari Kerja di Medan

Sebelumnya

Pembatasan Jam Operasional di Ramadhan Bikin Pengusaha Olahraga Ketangkasan Terpaksa Rumahkan Karyawan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Peristiwa