post image
KOMENTAR
Suhu politik di Sumatera Utara cenderung mengalami peningkatan pada 2013 terkait adanya sejumlah isu dan agenda politik terutama proses pemilihan kepala daerah.

Dalam refleksi akhir tahun di Medan, Senin (31/12) malam, Wakil Kepala Polisi Daerah Sumatera Utara, Brigjen Cornelis Hutagaol mengatakan, agenda pertama yang akan memanaskan suhu politik di Sumut adalah proses pemilihan gubernur dan wakil gubernur yang akan dilaksanakan pada 7 Maret 2013.

Sejumlah nama yang menjadi calon terus berupaya mendapatkan simpati masyarakat dengan mengunjungi berbagai kantong massa serta memasang spanduk dan baliho di berbagai lokasi.

"Tentu saja hal itu dapat mempengaruhi kondisi dan situasi kamtibmas di Sumut," katanya.

Demikian juga dengan akan dilaksanakannya pilkada di tujuh daerah di Sumut yakni Kabupaten Batubara, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Langkat, Dairi, dan Deli Serdang.

Hal itu berpotensi menimbulkan kerawanan kamtibmas, terutama adanya persaingan antarpasangan calon yang akan mengikuti pilkada di daerah masing-masing.

Lain lagi dengan wacana pemekaran Sumut menjadi empat provinsi yakni Provinsi Tapanuli, Provinsi Sumatera Tenggara, Provinsi Tapian Nauli, dan Provinsi Nias yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Demikian juga pemekaran Kabupaten Simalungun dan Kabupaten Pantai Barat di Mandailing Natal yang telah menimbulkan prokontra di kalangan masyarakat.

Demikian juga dengan rencana pemilihan legislatif dan pemilihan presiden pada tahun 2014 yang melibatkan seluruh partai politik di Tanah Air.

Meski akan dilaksanakan pada 2014, namun kondisi politiknya mulai terasa sejak 2012 dengan banyaknya kegiatan parpol, terutama konsolidasi kader.

Untuk menghadapi berbagai tantangan itu, Polda Sumut mengharapkan masyarakat terus memelihara dan meningkatkan kamtibmas yang kondusif serta mengharapkan kerja sama instnasi pemerintahan, swasta, dan pers untuk mendukung tugas kepolisian.

"Jalin dan bina komunikasi dengan yang baik dan seefektif mungkin dengan petugas Babinkamtibmas yang ada di wilayah masing-masing," kata Wakapolda. [ant/zul]

Program Rabu 'Walk In Interview' Dikerumuni Pencari Kerja di Medan

Sebelumnya

Pembatasan Jam Operasional di Ramadhan Bikin Pengusaha Olahraga Ketangkasan Terpaksa Rumahkan Karyawan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Peristiwa