MBC. Kereta api wisata Dang Tuanku jurusan Pariaman-Padang mogok saat melintas di kawasan Nagari Sungaibuluh, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padangpariaman, kemarin (12/1) sore. Munculnya percikan api sempat membuat panik penumpang, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Informasi yang diterima Posmetro Padang (grup Riau Pos), kereta tersebut sempat terhenti selama satu jam lebih karena ada kerusakan pada bagian mesin. “Saya lihat kereta itu ditarik dengan lokomotif lain menuju Padang,” ujar Rivo, 28, salah seorang warga sekitar.
Ketika dihubungi tadi malam, Kapolres Padangpariaman, AKBP Amirjan mengatakan, dia belum mendapatkan informasi soal peristiwa tersebut karena kurang sehat badan.
Tapi, dia menyebut sudah mengerahkan anggotanya untuk mengecek. “Maaf, saya belum mengetahui kebakaran tersebut, tapi akan saya cek dulu,” ujarnya.
Kepala Manager Humas PT Kereta Api Indonesia Divre II Sumbar, Romeyo ketika dihubungi Padang Ekspres tadi malam (12/1) membenarkan lokomotif Dang Tuanku jurusan Pariaman-Padang mogok. Kejadian ini berawal ketika masinis melakukan pengereman mendadak setelah melihat warga setempat melintas di lintasan liar.
“Masinis terpaksa mengerem mendadak (emergency brake) guna menghindari tabrakan. Kondisi ini mengakibatkan terjadi percikan api antara roda dengan rel dan lokomotif pun mogok. Petugas pun terpaksa mengganti lokomotif dari Padang. Inilah menyebabkan kereta api berhenti cukup lama,” katanya.
Tindakan diambil masinis, diakuinya, memang berisiko karena bisa saja mengakibatkan gerbong penumpang terguling. “Alhamdulillah hanya lokomotif yang mogok, kalau gerbong terguling kan jadi lain juga nantinya,” katanya. Itulah sebabnya, dia kembali mengimbau masyarakat untuk tidak melintas di perlintasan liar karena berisiko terhadap keselamatannya sendiri. [rpg/rdo/ans]
KOMENTAR ANDA