post image
KOMENTAR
MBC. Wisatawan Rusia menghilang karena terseret gelombang air laut saat berenang di Desa Kutuh di Pantai Pandawa,  Desa Kutuh, Kuta Selatan, Minggu (13/1).

Kini tim pencari dari Basarnas dan Badan Wisata Tirta Kabupaten Badung serta kepolisian masih melakukan pencarian turis Rusia tersebut.

"Kami dari pengurus desa beserta Basarnas, Balawista, dan kepolisian masih tetap berada di sekitar pantai ini untuk melakukan pencarian terhadap korban," kata Perbekel (Lurah) Desa Kutuh I Nyoman Mesir, beberapa saat lalu, Minggu (13/1).

Saat ini tim pencari masih menunggu situasi gelombang air laut tenang sebab ketinggiannya masih tinggi sekitar tiga meter.

Menurutnya perahu karet dan peralatan lainnya telah siap di sekitar lokasi, namun saat ini situasinya tidak memungkinkan untuk melakukan pencarian.

"Rencananya pada Senin (14/1) sekitar pukul 02.00 WITA dini hari akan dilakukan pencarian terhadap korban, karena kemungkinan gelombang air lautnya sudah tenang," ujarnya.

Dia menjelaskan, kejadian yang menimpa wisatawan asal Rusia itu terjadi Minggu sore. Saat itu korban datang bersama istrinya yang didampingi oleh pemandu.

Berdasarkan keterangan dari petugas Balawista yang bertugas di Pantai Pandawa, sebelumnya telah memperingatkan pelancong itu supaya tidak berenang karena ombaknya tinggi.

"Akan tetapi korban bersikeras berenang karena merasa bisa, namun karena tidak menyadari ada gelombang tinggi datang akhirnya terseret arus yang deras ke timur," ucapnya.[ant/ian/rmol/ans]

Komunitas More Parenting Bekerja Sama Dengan Yayasan Pendidikan Dhinukum Zoltan Gelar Seminar Parenting

Sebelumnya

Sahabat Rakyat: Semangat Hijrah Kebersamaan Menggapai Keberhasilan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Komunitas