Peringkat kedua ditempati Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa dengan angka 22 persen, disusul Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD 17 persen, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputeri 9 persen dan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie sebesar 5 persen. Sedangkan di posisi buncit terdapat nama Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan nilai 3 persen.
“Ada yang menarik dalam survei edisi kali ini. Pembaca ternyata ada juga yang menulis nama lain, selain enam kandidat yang kita tawarkan. Mereka adalah Jokowi, Sutiyoso, Jusuf Kalla, Rhoma Irama dan Yusril Izha Mahendera. Jika mereka kita gabungkan di capres lainnya mencapai 20 persen,” kata Koordinator Jajak Nonstop, Ichwanudin Siregar seperti dirilis Rakyat Merdeka Online (grup MedanBagus.com), Rabu (13/2).
Menurut pengamat politik Gun Gun Heryanto, pilpres mendatang sangat sulit memunculkan capres alternatif atau capres non-partai politik.
"Aturan main UU mengatur pasangan capres dan cawapres diusung partai atau gabungan parpol, jadi 2014 belum terbuka untuk capres-capres diluar dari parpol," katanya.
Meski begitu, Gun Gun mengapresiasi sejumlah lembaga survei yang mulai muncul dan menyebutkan sejumlah kandidat capres.
"Semua itu wajar karena memang sudah saatnya. Sekarang sudah memasuki tahun politik dan saya kira apa yang disampaikan dari sejumlah hasil survei patut diapresiasi," ungkap Gun Gun. [did/rmol/ans]
KOMENTAR ANDA