Keterangan yang diperoleh MedanBagus.com menyebutkan, kejadian itu diketahui dari Hendra (43), staf pekerja dan Rahman (52), Bendahara Balai Laboratorium Kesehatan saat melaporkannya di Polsekta Percut Sei Tuan, Senin (25/2/2013). Mendapat informasi laporan itu petugas Polsekta Percut Sei Tuan dan Tim Identifikasi dari Polresta Medan turun ke TKP (tempat kejadian perkara) untuk melakukan pengecekan.
Sesampainya di lokasi, petugas pun langsung melakukan penyelidikan dan ditemukan jerejak jendela yang terbuat dari besi di belakang kantor sudah rusak dan kacanya pecah. Diduga para tersangka masuk melewati jendela belakang kantor dari lantai satu kantor dan hampir seluruh pintu ruangan kerja terbuka serta pintunya rusak akibat dibuka secara paksa.
Ditemukan dua brangkas yang sudah terbuka dan gembok brangkas dipotong dengan menggunakan pemotong besi. Petugas kepolisian juga menemukan jejak para tersangka yang diduga ada 4 sampai 5 orang dan setelah telusuri bagian tembok di belakang kantor dan ternyata menuju jejak tersangka yang mengarah ke belakang dan menemukan sepasang sendal jepit di lokasi dan jejak itupun berakhir di belakang tersebut.
"Kita lakukan penyelidikan lebih lanjut dan akan periksa penjaga malam untuk dijadikan saksi. Dua brangkas sudah diamankan untuk dijadikan barang bukti. Kita juga meminta warga sekitar jika ada melihat hal yang mencurigai agar melapor polisi untuk mempermudah proses lebih lanjut," kata Kanit Reskrim Polsekta Percut Seituan, AKP Faidir Chaniago. [ans]
KOMENTAR ANDA