post image
KOMENTAR
Reza Fahlevi (17), warga Dusun Sumber Beringin, Namo Bintang, Pancur Batu dan Sariadi Sembiring (15), warga Desa Lama Gang Buntu, Pancur Batu setelah sebulan bergaul dengan Geng Motor MKL Fams (Manusia Kelelawar, red), nekat berbuat jahat.


Mereka menjambret Esra Triovallina Girsang (22), warga Jalan Jamin Ginting Gang Sumber Dame, Padang Bulan saat melintas di Jalan Dr Mansyur, Minggu (3/3/2013).  Bukan berhasil, keduanya justru harus menjadi bulan-bulanan massa hingga babak belur dan ditelanjangi massa.

Informasi yang diperoleh, tertangkapnya ke-2 remaja yang sering duduk/nongkrong di Pasar XIII Padang Bulan Medan, ini berawal ketika keduanya bersama 5 rekannya yang lain berangkat dari Pancur Batu untuk duduk/nongkrong di Pendopo Kampus USU.

Hari yang sudah larut, para remaja yang berboncengan dengan 4 sepeda motor ini berniat pulang. Reza dan Sariadi yang berboncengan dengan sepeda motor Yamah Mio ini nekat merampas tas milik korban saat melintas di Jalan Dr Mansyur, Medan.

Begitu mengetahui hal itu, korban Esra Triovallina Girsang berteriak minta tolong.

Situasi lokasi yang ramai membuat kedua pelaku dengan mudah ditangkap dan langsung dipukuli hingga babak belur oleh warga. Tak hanya itu, keduanya pun akhirnya ditelanjangi warga.

Di Mapolsekta Medan Baru, keduanya mengaku, baru satu kali merampok.

Dijelaskannya, hal itu dilakukan atas hasutan rekannya bernama Sultan (17) yang merupakan anggota Geng Motor MKL Fams. "Kami baru kali ini main dan itu kami ditangkap warga. Karena disuruh-suruh kawan, si Sultan. Kami seharusnya hanya ingin bermain-main saja ke Medan dari Pancur Batu," kata Reza yang tertunduk lemas.

Sementara itu di lokasi berbeda, 3 rekan pelaku Andre Ginting (17), Tria Setiawan (15) dan Andre Rama (17), warga yang sama, Pancur Batu, diamankan petugas Polsekta Medan Sunggal dan diserahkan ke Polsekta Medan Baru.

Ketiga remaja yang berstatus sebagai pelajar ini dimintai keterangan oleh petugas, namun, ketiganya tak memiliki keterlibatan.

"Kami tak tahu kalau mereka itu menjambret dan kami memang mau pulang ramai-ramai ke Pancur Batu. Mereka itu berada paling belakang dan tertinggal jauh di belakang kami," ujar Rama.

Esra menuturkan, saat itu dirinya melintas di Jalan Dr Mansyur dengan mengendarai Honda Beat dan tas berisi dompet, handphone dan sejumlah uang miliknya dirampas pelaku.

Kapolsekta Medan Baru, Kompol Jean Calvijn Simanjuntak SIK MSi mengaku, kedua pelaku sudah diamankan dan akan diproses sesuai hukum. "Keduanya sedang kita periksa intensif dan masih kita proses selanjutnya," ucapnya. [ans]

Polsek Hamparan Perak Tangkap Remaja Diduga Geng Motor

Sebelumnya

Anak Dan Ayah Keroyok Warga Hingga Tewas Di Medan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Kriminal