post image
KOMENTAR
Penurunan jumlah kunjungan wisawatan mancanegara (wisman) harus menjadi perhatian serius dari kementrian terkait. Hal itu disampaikan Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat yang membidangi pariwisata Rohmani ketika menanggapi data kunjungan wisman ke Indonesia.

"Dalam setiap kesempatan rapat kerja dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), kami selalu memberikan penajaman terkait jumlah kunjungan wisatawan asing ini," katanya kepada Antara, Minggu (17/3).

Menurut Rohmani, dari data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) baru-baru ini, yang menyebutkan penurunan jumlah kunjungan wisman ke Indonesia.

Jumlah kunjungan wisman ke Indonesia selama Januari 2013 menurun 5,88 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada 2012. sementara itu penurunan yang sama juga terjadi dari Desember 2012 ke Januari 2013 sebesar 19,90 persen.

Meski sering diingatkan terkait statistik angka kunjungan wisatawan asing ini, Rohmani memandang kementerian yang membawahi pariwisata itu belum mengambil langkah-langkah strategis.

Ia mengatakan Kemenparekraf lebih tertarik dengan kegiatan yang sifatnya seremonial.

"Kurangi kegiatan-kegiatan seremoni, dan ambil langkah-langkah konkret untuk menarik kembali wisatawan asing datang ke Indonesia," kata legislator dari Fraksi PKS DPR itu. [hta]

Emas Naik Diatas $5.200 Per Ons, IHSG Dibuka Di Zona Hijau

Sebelumnya

Aktivitas Pengiriman Terus Bertumbuh, Lion Parcel Perkuat Infrastruktur dan Layanan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Ekonomi