post image
KOMENTAR
Penyerangan terhadap 4 tahanan di Lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta pekan lalu, terkesan jelas sudah direncanakan matang dan rapi. Faktanya, para penyerang mengetahui persis lokasi sel para tahanan yang ditarget.

Lagi pula, soal informasi pemindahan tahanan ke Lapas serta kondisi penjagaannya yang tidak memadai. Padahal tahanan titipan dari kepolisian itu terbilang banyak.

''Senjata yang dipakai menyerang juga bukan rakitan. Ini sebetulnya bisa ditelusuri siapa yang punya senjata itu, artinya pelaku tidak sulit diketahui,'' kata anggota Komisi III DPR, Yahdil Abdi Harapan, Selasa (2/4/2013).

Pengusutan tuntas kasus berdarah ini, kata Yahdil seperti dilansir Rakyat Merdeka Online, tinggal menunggu kemauan, keseriusan dan keberanian aparat berwenang baik dari TNI maupun Polri yang sudah membentuk Tim Investigasi Cebongan.

Yahdil mengingatkan, pengungkapan kasus itu penting agar di kemudian hari tidak menjadi preseden buruk dan terulang. Selain itu juga agar masyarakat tidak pesimis. Ia kuatir jika dibiarkan berlarut-larut, masyarakat bisa bertindak sendiri karena tidak ada wibawa institut keamanan.

''Kalau ini tidak bisa diungkapkan, cost social dan dampak psikologi masyarakat sangat besar,'' kata legislator dari Fraksi Partai Amanat Nasional ini.[ans]

Polsek Hamparan Perak Tangkap Remaja Diduga Geng Motor

Sebelumnya

Anak Dan Ayah Keroyok Warga Hingga Tewas Di Medan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Kriminal