post image
KOMENTAR
Wesley Sneijder, punggawa lapangan tengah Galatasaray mengaku siap melakukan seleberasi seandainya bisa menjebol gawang bekas klubnya, Real Madrid pada leg pertama Perempat final Piala Champions.

"Pasti bakal merinding rasanya jika saya mencetak gol, dan saya tak mengatakan saya tak akan melakukan selebrasi karena saya memang akan melakukannya. Saya tak tahu bagaimana akan bereaksi di momen semacam itu, namun jelas itu akan jadi gol yang sangat spesial," ujar playmaker asal Belanda itu.

Selama dua musim, Sneijder pernah membela Madrid. Selama merumput di Santiago Barnebeu, antara 2007 hingga 2009, Sneijder memiliki kenangan indah. Publik Madrid malah sempat jatuh cinta kepada pemain yang kerap dirundung cedera itu.

Kenangan Indah Sneijder tak hanya ada bersama Madrid. Pada pertandingan yang akan digelar di Santiago Barnebeu, Kamis (4/4/2013) nanti, dia juga akan bertemu dengan mantan pelatihnya semasa di Inter Milan. Bagi Sneidjer, masa berada dalam asuan Mourinho adalah momen indah yang lain. Bersama Mourinho, dia sempat mencicipi gelar juara Piala Champions.

"Mourinho adalah pembangkit tenaga listrik. Dalam sebuah permainan sepak bola, kami membutuhkan cadangan listrik yang cukup untuk dapat memenangkan laga. Sejak pertama kami saya bertemu dengan dirinya, saya baru tahu bahwa ada pembangkit listrik yang berwujud seorang pelatih, dan saya tidak pernah meragukan dirinya sama sekali," tutur Sneijder kepada Sky Sport. [hta]

KOMENTAR ANDA