post image
KOMENTAR
Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho memberikan rekomendasi agar perusahaan yang mencetak soal Ujian Nasional (UN) tidak dipergunakan lagi.

"Perusahaan percetakannya tidak profesional, `wanprestasi`, minta tahun depan jangan lagi dipergunakan," kata Gubsu Gatot usai rapat paripurna DPRD Sumut dalam rangka peringatan HUT Sumut ke-65 di Medan, Senin (15/4/2013).

Sebelumnya, Gubsu meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menunda pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Atas sederajat di Sumut.

Namun, permintaan itu ditolak Kemendikbud, Melalui Badan Standarisasi Nasional Pendidikan (BSNP), pelaksanaan UN untuk tingkat SMA sederajat di Sumut itu tetap diselenggarakan dengan mengacu pada tiga pilihan kondisi.

Pilihan pertama, UN untuk tingkat SMA sederajat tersebut tetap dilanjutkan jika soal UN lengkap karena proses ujian itu tidak mengalami kendala.

Pilihan kedua, UN juga tetap dilanjutkan jika di lingkungan sekolah tersebut terdapat peralatan untuk menggandakan atau fotocopy guna memperbanyak soal yang kekurangan.

"(Sedangkan pilihan ketiga) kalau tidak ada (soal UN), maka ditunda," katanya.

Dari laporan yang diterima Gubsu Gatot, terdapat 23 kabupaten/kota di Sumut yang kekurangan lembaran soal UN tersebut. [rob]

Komunitas More Parenting Bekerja Sama Dengan Yayasan Pendidikan Dhinukum Zoltan Gelar Seminar Parenting

Sebelumnya

Sahabat Rakyat: Semangat Hijrah Kebersamaan Menggapai Keberhasilan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Komunitas