Fadly yang juga Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumut itu menyatakan hal tersebut ketika menyerahkan daftar caleg sementara (DCS) untuk DPRD Sumut di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi di Medan, Senin kemarin.
Menurut Fadly, seperti dilansir Antara, pada pemilu yang dijadwalkan digelar 9 April 2014 itu, ia akan "bertarung" di daerah pemilihan Sumut 3 meliputi Kabupaten Asahan, Batubara, Dairi, Karo, Langkat, Pakpak Bharat, Simalungun, Kota Binjai, Pematang Siantar, dan Tanjung Balai.
Fadly yang juga Ketua Fraksi PPP DPRD Sumut menyatakan, keikutsertaannya menjadi caleg DPR RI telah melalui pertimbangan yang kuat, baik secara internal kepartaian maupun eksternal terkait kepentingan daerah.
Secara internal, pencalonannya sebagai anggota DPR RI disebabkan telah dua kali menjadi anggota DPRD Sumut serta dua kali menjadi pimpinan parpol berlambang Kabah itu.
Untuk menciptakan regenerasi legislatif di lingkungan PPP Sumut dan regenerasi di kepengurusan parpol, pihaknya merasa sangat wajar jika melanjutkan kiprah politik di tingkat nasional.
"Proses seperti itu lazim di lingkungan PPP, apalagi kepengurusan pusat dibawah kepemimpinan H Suryadharma Ali juga memberikan izin untuk berkiprah di DPR RI," ujar Fadly.
Sedangkan secara eksternal, pencalonannya sebagai anggota DPR RI itu berhubungan dengan upaya memperkuat performa Sumut di tingkat nasional.
Sebagai warga yang mencintai Sumut, dia memliliki skenario khusus untuk membangun kekuatan di tingkat nasional guna mempercepat pertumbuhan daerahnya.
Sebagai politisi dan mantan aktivis, Fadly Nurzal selalu berupaya untuk menawarkan pemikiran penyatuan kekuatan guna membangun Sumut melalui diskusi yang sering dilakukan di luar partai dengan menawarkan pemikiran.
"Saya memaksimalkan melalui PPP, teman-teman yang lain berkiprah di tempat mereka," pungkasnya. [ded]
KOMENTAR ANDA