post image
KOMENTAR
MBC. Dulu abnormal sekarang normal. Itulah yang terjadi dalam kehidupan Anas Urbaningrum usai dirinya mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum Partai Demokrat.

"Jadi yang lebih normal, aktivitas sebagai suami, sebagai bapak. Dulu kan abnormal," ungkapnya kepada wartawan ketika berdiskusi santai dengan para wartawan di kediamannya, Jalan Teluk Semangka, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (4/5/2013).

Menurutnya sebagaimana disiarkan Rakyat Merdeka Online, aktivitas saat menjadi politisi Demokrat dan menjadi anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjadikan waktu keluarga berkurang. Dengan keluar dari kegiatan keseharian terdahulu, dirinya mengaku lebih banyak waktu untuk bercengkrama dengan keluarga.

"Aktivitas semua normal, kecuali berkurang satu saja, tidak berpartai. Waktu untuk keluarga jadi normal, sudah lama sejak bertahun-bertahun di KPU, waktu untuk keluarga tidak normal, sekarang alhamdulillah normal," Ungkap pria kelahiran Blitar 15 Juli 1969 itu.

Namun begitu, suami Athiyyah Laila ini mengaku, komunikasi politik dengan sahabat-sahabatnya masih terus terjalin.

"Politik tidak mungkin lepas, yang lepas kan kegiatan di luar partai. Kegiatan politik tetap jalan, kalau malam masih tempat ngumpul temen-temen. Politik yg ringan-ringan," ujarnya dengan penampilan santai ala rumahan

Selain itu, Anas menerangkan mengenai fenomena artis yang kembali di jagokan sebagai motor peraup suara partai, diakui dirinya bahwa latar belakang politisi boleh dari mana saja termasuk artis.

"Artis punya kelebihan dalam hal deposit popularitas. Sebetulnya tinggal diupgrade kapabilitasnya sebagai politisi. Daya tahannya sebagai politisi. Tantangan politik seringkali lebih keras dari dunia-dunia lain.

Tidak hanya itu, ayah dari 4 orang anak ini menjelaskan bahwa kaderisasi partailah yang menjadikan partai besar dan tidak harus melulu mengandalkan kader yang direkrut secara instan

"Kaderisasi butuh komitmen ketekunan, dan butuh energi yang besar," tandasnya [ans]

Laporan Keuangan Diterima Dalam RUPS, Pelaporan Hingga Penahanan Mantan Direktur PT GKS Dinilai Rancu

Sebelumnya

Program Rabu 'Walk In Interview' Dikerumuni Pencari Kerja di Medan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Peristiwa