post image
KOMENTAR
Car Free Day di Kota Medan kembali didengungkan, namun sebagian masyarakat tidak meresponnya karena masih banyak persoalan yang diabaikan Pemko Medan.

Ketua FSPMI-KSPI Sumut, Minggu Saragih mengaku, persoalan di Medan itu meliputi masalah sampah, banjir dan upah layak kota Medan serta tarif angkutan umum yang mahal.

"Nggak perduli pulak saya, mau car free day, atau apapun itu, harusnya Pemko Medan lebih fokus dengan sampah, banjir dan gaji buruh yang layak, agar masyarakat Medan lebih sehat," ujar Minggu kepada MedanBagus.Com, Minggu (5/5/2013) sore.

Menurutnya, sebenarnya bukan car free day yang membuat Kota Medan menjadi nyaman dan aman serta menjadikan bumi ini bebas dari pemanasan global, tetapi keperdulian Pemko Medan serta Pemprovsu melebihi dari sekadar Car Free Day.

"Boleh ada penggalakan tentang hal itu, tapi kalau cuma 1 hari untuk apa toh, besok-besok Medan ini kembali dipenuhi dengan polusi," tegasnya.

Dikatakannya, Pemko Medan terkesan mencari nama besar dengan hal- hal yang dianggap tidak begitu penting, apalagi berkaitan dengan Walikota Medan, Rahudman Harahap yang saat ini sedang tersandung kasus korupsi di Tapsel.

"Kesannya, dia itu cari dukungan dengan kasusnya itu, padahal banyak hal yang bisa diseriusi untuk ditangani," ungkapnya lagi.

Hal senada juga dikatakan  mahasiswa fakultas FKIP, UMSU, Farida (20). Dia mengatakan, dirinya tidak begitu perduli dengan car free day karena sehari- harinya dia menggunakan jasa angkutan umum.

"Haduh, pemimpin Kota Medan ini ya, ada aja jalan untuk membesarkan namanya, tapi tarif serta kenyamanan angkutan umum tidak diperhatikan," tuturnya.

"Tarif mahal, kemana- mana harus mikir dulu, bahkan tak jarang kita sering "ngedumel" kalau lihat supir yang seenaknya saja membawa penumpang," pukasnya.

Diketahui, Pemko Medan kembali menggelar Car Free Day di Lapangan Benteng Medan, Minggu (5/5/2013) mulai pukul 06.00 WIB. Selain olahraga bersama dengan Walikota Medan Rahudman Harahap. Dari kegiatan ini beberapa ruas dari dan menuju lapangan Benteng ditutup. [ded]

Komunitas More Parenting Bekerja Sama Dengan Yayasan Pendidikan Dhinukum Zoltan Gelar Seminar Parenting

Sebelumnya

Sahabat Rakyat: Semangat Hijrah Kebersamaan Menggapai Keberhasilan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Komunitas