Kemenangan tipis itu mengangkat PSMS berada di posisi dua klasemen sementara grup I dengan raihan 8 poin menggeser Persitara dengan selisih satu poin.
Babak pertama dimulai PSMS langsung tampil menggebrak. Buktinya di menit pertama seisi stadion bergemuruh saat Saktiawan mencetak gol. Namun sayang, posisi mantan pemain Timnas itu ternyata offside. Gol pun dianulir wasit Jhon Martin.
Namun di menit 20 PSMS benar-benar unggul. Kali ini kreatornya Jecky Pasarela yang mengirim umpan manis kepada Saktiawan. The Dragon (julukan Saktiawan), menanduk bola sambil menjatuhkan badan tanpa dapat dihalau kiper Persika, Andika. Skor 1-0 ini bertahan hingga jeda pertandingan.
Babak kedua Persika mulai berani tampil terbuka. Dua legiun asing Persika, Mbom Mbom Julien di lini tengah tampak lebih hidup menampilkan serangan menopang striker Ngon A Djam. Beberapa kali Persika membahayakan gawang PSMS, namun Yuda Andika yang kali ini turun setelah absen pada laga Persipasi, Kamis (2/5) lalu, mampu menahan gempuran tim tamu.
Saat pertandingan sepertinya akan berakhir untuk kemenangan PSMS, tiba-tiba sebuah skema serangan balik Persika membuahkan hasil persis di masa babak pertambahan waktu.
Tendangan terarah Abul Fikri membobol gawang Yuda hingga menjadikan skor imbang 1-1. Namun di menit 90+3 euforia kemenangan kembali bergemuruh. Berawal dari pelanggaran Rian Miziar kepada Safri Kota, wasit memberi tendangan bebas bekisar 10 meter dari luar kotak pinalti.
Donny F Siregar yang sepanjang laga hasil bola tendangannya selalu melambung, kembali dipercaya mengeksekusi tendangan bebas tersebut. Kali ini sepakan Donny cukup terarah ke sudut kanan gawang tanpa dapat dihalau Andika. Skor 2-1 pun berakhir untuk kemenangan Ayam Kinantan.
Seusai pertandingan, pelatih Persika Karawang mengaku kecewa dengan hasil pertandingan tersebut. Apalagi katanya wasit cukup berpihak kepada tuan rumah.
"Jalannya pertandingan bagus namun dicederai dengan keputusan wasit yang menganulir gol kami, pastinya saya sangat kecewa dengan pertandingan ini," kata Suimin ketus.
Suimin mengaku babak pertama memang menampilkan strategi bertahan dengan mengkombinasikan serangan balik.
"Saya berharap kami bisa menahan PSMS hingga mereka frustasi, tapi ternyata PSMS dapat mencuri gol di babak pertama sehingga saya merubah stategi menyerang bahkan hampir meraih satu poin. Kecewa karena kalah tapi saya senang dari segi permainan anak-anak sudah bermain baik," pungkasnya.
Sementara, Edy Syahputra cukup bangga dengan semangat dan perjuangan skuadnya hingga mampu memberi kemenangan di detik-detik akhir pertandingan.
"Anak-anak bermain luar biasa. Strategi itu berhasil, kita kebobolan karena pemain lain tidak tercover dengan baik,” cetusnya.
Edy juga bersyukur peluang tendangan bebas dari luar kotak penalti dapat dimaksimalkan Donny. "Syukur akhirnya gol dan kita mampu mengamankan tiga poin. Besok kita akan mulai lakukan evaluasi untuk para pemain belakang, karena sejauh ini, lini tengah dan depan sudah cukup baik," terangnya.
Setelah ini PSMS akan melakoni laga tandang jauh ke Pulau Kalimantan dengan menyambangi tuan rumah Persipon Pontianak pada 15 Mei nanti. [ded]
Klasemen Sementara Grup I
Lampung FC 12
PSMS Medan 8
Persitara Jakarta Utara 7
Persipon Pontianak Poin 6
PSIS Semarang 6
Persipasi Bekasi 6
KOMENTAR ANDA