"Kecamatan ittu merupakan daerah pertanian, yang masyarakatnya hampir 100 persen menggantungkan hidupnya dari produksi pertanian, tapi kurang mendapat perhatian dari pemerintah daerah baik Kabupaten Deliserdang maupun Provinsi Sumut," kata Guntur kepada wartawan, Kamis (6/6/2013).
Guntur menyarankan, mestinya Pemkab Deliserdang memberian perhatian serius dan memberi proteksi pertanian di daerah Kutalimbaru dengan memberi berbagai kemudahan dan menyediakan sarana pendukung pertanian dibidang holtikultura.
"Dengan dukungan dan proteksi yang diberikan pemerintah daerah, Sumut tidak lagi mengandalkan dan membangga-banggakan buah maupun sayur-sayuran impor yang saat ini sudah merambah pasar di Sumut," ujarnya.
Guntur menjelaskan, lahan dan iklim di Kutalimbaru sangat mendukung untuk mengembangkan pertanian menjadikan kecamatan itu menjadi daerah agro industri holtikultura.
Apalagi, katanya, Deli Serdang tidak jauh dari daerah Kutalimbaru tepatnya daerah Medan Tuntungan telah dibangun pasar induk, sehingga produksi pertanian dibidang holtikultura dari Kutalimbaru dapat dipasarkan ke pasar induk. Secara tidak langsung sangat membantu perekonomian masyarakat Kutalimbaru .
"Jadi, proteksi yang harus diberikan pemerintah agar produksi pertanian daerah itu benar-benar maju diantaranya adalah, membenahi infrastruktur khususnya jalan sebagai sarana pendukung guna memperlancar transportasi produksi pertanian keluar," tuturnya. [ans]
KOMENTAR ANDA