post image
KOMENTAR
Spanduk Partai Keadilan Sejahtera menolak rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang tersebar di berbagai daerah adalah hasil kreatifitas kader.

"Itu hasil kreatifitas kader setelah mereka berinteraksi dengan konstituennya," ujar Ketua DPP PKS Nasir Djamil Kamis (6/6/2013).

Jadi, kata Nasir, jika ada pihak yang meminta untuk menurunkan spanduk-spanduk itu, maka sama artinya membungkam demokrasi dan sudah melecehkan aspirasi mayoritas rakyat kelas bawah.

"Demokrat tenang saja dan jangan terpengaruh dengan spanduk tersebut. Itu suara rakyat yang menginginkan agar pemerintah peka dan pro rakyat," tandas anggota Komisi III DPR itu.

Belakangan, ujarnya sebagaimana disiarkan Rakyat Merdeka Online, spanduk-spanduk PKS penolakan kenaikan harga BBM oleh Partai Demokrat disebut memprovokasi masyarakat.

Ketua DPP Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin mengatakan, sebagai partai koalisi seharusnya jangan melakukan provokasi, apalagi dengan menyebarkan spanduk-spanduk penolakan kenaikan harga BBM. Untuk itu alangkah baiknya kalau PKS tidak lagi membentangkan spanduk dan menurunkan spanduknya. [ans]

Dorong Kemandirian Energi Petani, Tim PkM Polmed Implementasikan Pengisian Tangki Air Otomatis Berbasis IoT

Sebelumnya

Dosen Teknik Elektro Polmed Kenalkan Smart Watering System kepada Kelompok Tani Tanjung Anom

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Peristiwa