post image
KOMENTAR
Sebuah rumah toko (ruko) berlantai 3 di Jalan Aksara, Percut Sei Tuan yang diketahui sebagai praktek dokter milik Dr R Tobing digerebek ratusan warga, karena dijadikan sebagai tempat prostitusi.

Akibatnya 15 diantara 6 wanita dan 9 pria termasuk Dr R Tobing diamankan ke Polsek Percut Sei Tuan, Minggu (23/6/2013) dini hari.

Informasi yang dihimpun, penggerebekan yang dilakukan warga secara tiba-tiba terhadap ruko yang juga dijadikan tempat kost-kostan tersebut, dikarenakan warga sekitar yang resah akan aktifitas di dalam klinik prakter Dr R Tobing yang selama 2 tahun belakangan dijadikan tempat mesum oleh para pria etnis thionghoa.

Keresahan warga tersebut, membuat warga masuk ke dalam ruko itu dan menarik paksa para pasangan yang diduga kumpul kebo di dalam ruko tersebut. Aksi warga pun kian bringas, warga emosi sehingga merusak seiisi ruko bahkan sempat memukuli para pria yang ada di dalam ruko.

Tak lama kemudian, Personil Polsek Percut Sei Tuan dibantu personil Sabhara Polresta Medan dikerahkan ke lokasi guna melakukan pengamanan.

Waka Polresta Medan AKBP Yusuf Hondawan Naibaho dan Kasat Shabara Polresta Medan Kompol Tris Lesmana Zeviansyah juga turut turun ke lokasi. Setidaknya, 15 orang diamankan dinaikkan ke dalam truk diboyong ke Mapolsek Percut Sei Tuan guna diperiksa lebih lanjut.

"Ini sudah meresahkan, didalam ini sudah jadi lokasi mesum sejak 2 tahun belakangan ini. Selama ini sudah kami pantau. Tapi tak ada juga mengerti dia. Praktek dokter itu hanya modus saja supaya bisa bebas di dalam orang itu mau ngapain. Karena sering perempuan muda masuk ke dalam itu," kata Andy (29) seorang warga sekitar.

Hal serupa juga dikatakan warga lainnya, Reinhard Purba (36). Dia menyebut bahwa praktik Dr Tobing tersebut sering dimasuki pria etnis tertentu dan dijadikan tempat kost-kost-an.

"Bayangkan saja lah, masak tempat praktik dicampur sama kost-kostan. Apalagi yang ngekost cowok dan cewek. Kebanyakan di dalamnya orang-orang chinese, tapi ceweknya orang kita rata-rata. Sudah lama ini dijadikan tempat mesum, makanya warga di sini resah dan menggerebek tempat ini," terangnya.

Hingga kini, Dr R Tobing masih dimintai keterangan diruang pemeriksaan. Terlihat 7 orang pria etnis tionghoa diamankan dan 6 wanita muda berikut seorang dokter pemilik rumah serta seorang warga yang diduga pelaku pelemparan diamankan di dalam ruangan penyidik Polsek Percut Sei Tuan.

Saat dikonfirmasi, Waka Polresta Medan AKBP Yusuf Hondawan Naibaho mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terkait hal tersebut.

"Sabar ya bos, masih kita lakukan pemeriksaan dan memintai keterangan. Nanti kalau sudah diperiksa dan sudah lengkap langsung saja minta sama Kapolsek ya," ujarnya singkat. [ded]

Komunitas More Parenting Bekerja Sama Dengan Yayasan Pendidikan Dhinukum Zoltan Gelar Seminar Parenting

Sebelumnya

Sahabat Rakyat: Semangat Hijrah Kebersamaan Menggapai Keberhasilan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Komunitas