MBC. Perusahaan pengelola jasa angkutan kereta api khusus Bandara Internasonal Kualanamu (KNIA) PT Railink mencatat jumlah penumpang KA bandara menjelang lebaran justru mengalami penurunan dibandingkan saat awal beroperasi.
Direktur Utama PT Railink M Fadhil mengatakan jumlah penumpang Airport Railink Services (ARS) pada H-4 hingga H-1 Lebaran justru menurun. Saat ini pihaknya masih mempelajari perilaku penumpang KA bandara yang baru pertama beroperasi di Indonesia itu.
''Puncaknya justru terjadi pada H-5 dan H-6 Lebaran. Saya masih mempelajari perilaku penumpang KA bandara. Saya melihat kalau di Medan banyak warganya yang justru keluar dari kota Medan,'' ujarnya seperti dikutip dari liputanbisnis.
Railink telah menyiapkan sebanyak 6.000 kursi untuk menampung jumlah pemudik yang akan menggunakan jasa KA bandara KNIA. Sejauh ini rata-rata tingkat keterisian kursi KA bandara baru mencapai 60% dari total kursi yang tersedia.
Jumlah penumpang KA ARS Kuala Namu tercatat rata-rata per hari sebanyak 3.200 orang sejak dioperasikan pada Kamis (25/7/2013). Pada Minggu (28/7/2013) terjadi penjualan tiket terbanyak mencapai 3.150 tiket.
Kini, KA khusus bandara memiliki frekuensi 20 kali lintasan masing-masing 10 kali berangkat dan 10 kali pulang. KA KRBE Inka menyediakan 308 kursi pada masing-masing rangkaian.
''Tren lonjakan atau penurunan belum diketahui dengan jelas. Data yang ada 3-4 hari belum dapat mewakili, tahun depan sudah bisa membandingkan karena sudah ada data pembanding saat ini,'' katanya.[ded]
KOMENTAR ANDA