post image
KOMENTAR
Puluhan mahasiswa mengatasnamakan Front Mahasiswa Sumatera Utara (FROM-SU), mengadakan unjukrasa di depan rumah makan cepat saji KFC Sutomo, Jalan Perintis Kemerdekaan, Senin (2/9/2013).

Kedatangan mereka menuntut agar pihak KFC segera mencabut pengaduan terhadap 16 mahasiswa diantaranya mahasiswa Nommensen yang ditahan pihak Polresta Medan pada aksi unjukrasa memprotes kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), pada 17 Juni 2013 lalu.

Koordinator aksi, Pandi Ahmad Harahap, mengatakan kerusuhan penolakan BBM hanyalah satu dari wujud kemarahan rakyat.

"Maka tidak ada alasan jika hukum memandang kerusuhan aksi penolakan BBM kemarin aksi kriminalitas, bahkan mengandung unsur provokasi dan keterlibatan OTK," katanya.

Dikatakannya, KFC sendiri hanya menggaungkan kerugian senilai 1,2 milyar tanpa mempublikasikan keuntungannya yang mencapai 4 triliun pertahunnya.

"Kita meminta kejaksaan negeri untuk mengeluarkan SP3 membebaskan 16 mahasiswa. Kita juga meminta KFC untuk mencabut perkara ini," katanya.

Setelah melakukan orasi, mahasiswa akhirnya diterima oleh manager KFC. Dirinya mengatakan, pihak KFC tidak mengadukan ke 16 mahasiswa yang ditangkap.

" Kami hanya mengadukan toko kami rusak dan tidak ada menuntut yang merusak ditangkap," katanya. [ded]

Komunitas More Parenting Bekerja Sama Dengan Yayasan Pendidikan Dhinukum Zoltan Gelar Seminar Parenting

Sebelumnya

Sahabat Rakyat: Semangat Hijrah Kebersamaan Menggapai Keberhasilan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Komunitas