post image
KOMENTAR
Tawuran antara mahasiswa Fakultas Teknik dan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Dharma Agung kembali pecah, Rabu (12/11/2013) sekitar pukul 18.15 WIB.

Bentokan ini terjadi sekitar 1 jam pasca pihak rektorat dibantu Polsek Medan Baru membubarkan kedua kubu yang menduduki kampus itu.

Dengan spontan mahasiswa Fakultas Teknik yang berada di dalam kampus menyerang mahasiswa Fakultas Hukum yang berjaga-jaga di luar kampus. Aksi lempar batu pun terjadi pada kedua kubu yang bertikai itu.

"Ayo serang. Ini bukan mahasiswa lagi, udah OKP yang main," teriak seorang mahasiswa Fakultas Hukum.

Beruntung aksi lempar batu tersebut tidak berlangsung lama, karena petugas Sabhara yang menggunakan sepeda motor trail berhasil memaksa masuk kembali maahasiswa Fakultas Teknik yang hendak keluar pagar.

Rektor Universitas Darma Agung, Prof DR Binsar Panjaitan mengakui adanya isu yang mengaitkan bentrok mahasiswa tersebut dengan nama dua OKP di Kota Medan.

Apalagi disebut bahwa bentrok kedua kubu diperparah karena mereka berasal dari naungan 2 kubu OKP berbeda. Khusus untuk isu tersebut, pihak rektorat sudah melaporkannya kepada kepolisian, guna mencegah berkembangnya masalah hingga keluar.

"Karena mereka yang paham untuk berdialog dengan para pengurus OKP tersebut," kata Rektor.

Binsar menyebutkan isu adanya 2 OKP dibalik kedua kubu membuat kekhawatiran sendiri bagi mereka. Sebab, tidak tertutup kemungkinan bentrok tersebut akan meluas hingga keluar.

"Kalau sudah begitu kan nama baik UDA ini yang jadi taruhan," ujarnya. [ded]

Komunitas More Parenting Bekerja Sama Dengan Yayasan Pendidikan Dhinukum Zoltan Gelar Seminar Parenting

Sebelumnya

Sahabat Rakyat: Semangat Hijrah Kebersamaan Menggapai Keberhasilan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Komunitas