MBC. Politisi Golkar Medan, Sabar Syamsurya Sitepu, mendukung kebijakan Kapolresta Medan Kombes Pol Nico Afinta yang menyatakan tembak ditempat bagi pelaku kejahatan.
Pasalnya menurut Sabar, saat ini masyarakat kota Medan sudah resah atau merasa tidak nyaman dengan aksi para pelaku tersebut.
"Kami mendukung sepenuhnya intruksi tembak ditempat terhadap pelaku kejahatan yang mengancam kenyamanan masyarakat. Jangan sampai masyarakat semakin resah dengan praktek-praktek kejahatan semakin marak belakangan ini," tegas Sabar yang juga Wakil Ketua DPRD Medan kepada MedanBagus.Com, Selasa (19/11/2013).
Sabar juga meminta Nico punya program jelas mengatasi persoalan ini. Menurutnya banyak cara yang dilakukan guna meminimalisir tindakan kriminal di Kota Medan seperti, menggalakan kembali program Binmas, patroli, menghidupkan kembali unit Dalmas atau Sabara.
"Harus ada program nyata dilakukan. Pemko Medan juga diharapkan membantu dengan cara menggalakkan kembali siskamling. Bila perlu kami akan minta anggaran untuk program itu dimasukan dalam APBD Kota Medan 2014," ungkapnya.
Dia menambahkan, kejahatan saat ini semakin marak, mulai perampokan, pencurian disertai dengan kekerasan, bahkan berujung pada pembunuhan. Berdasarkan data yang dikeluarkan Polresta Medan selama dua pekan terakhir 112 pejahat terjaring dalam operasi dilakukan.
Tingginya akan kejahatan tersebut salah satu penyebabnya akibat semakin meningkatnya angka pengguna narkoba di kota ini. Ini dilihat terlalu tingginya angka belanja narkotika di Medan.
Kejadian-kejadian tersebut juga tidak mengenal tempat dan orang. Turis asing juga kerap menjadi sasaran para pelaku kejahatan.
"Pelaku perampok orang asing harus ditembak ditempat. Sebab, akan menimbulkan citra buruk bagi Kota Medan. Medan akan dikenal sebagai kota tidak aman. Ini akibat semakin tingginya peredaran narkoba di Medan. Apa saja akan dilakukan agar bisa memenuhi keinginan mengkonsumsi narkoba," tambahnya. [ded]
KOMENTAR ANDA