post image
KOMENTAR
Uang infak para pedagang Pasar Glugur Rantauprapat dicuri maling, Jumat (13/12/13) sekira jam 03.00 WIB. Ditaksir, uang di dalam kotak Infak mencapai Rp7 juta.

Informasi yang dihimpun dari Pedagang pasar Glugur Rantauprapat, hilangnya kotak berisi uang infak itu pertama kali diketahui pedagang di saat para pedagang Ikan masuk ke lantai 1 komplek pasar itu.

"Saat kami masuk ke lantai 1 untuk jualan ikan, kami lihat uang di dalam infak itu sebanyak Rp7juta sudah tidak ada lagi. Sedangkan kondisi gembok infak telah rusak. " kata Ridwan didampingi Khairuddin Hasibuan selaku pengurus infak pedagang Pasar Glugur Rantauprapat.

Mengetahui uang di dalam kotak telah hilang, lanjut Ridwan, ia bersama beberapa pedagang langsung memberitahukan kejadian tersebut kepada pihak Dinas Pasar dan Kebersihan Labuhanbatu.

"Setelah kami jumpai Kepala Dispaskeb, ternyata pihak security tidak mengetahui dan tidak melihat ada orang yang masuk ke dalam Pasar Glugur. Jadi, kuat dugaan pelaku yang mencuri uang infak itu adalah orang yang tinggal disekitar Pasar Glugur ini. Makanya dia tahu cara mencuri Uang infak itu," ujarnya.


Ridwan berharap kepada pelaku yang telah mencuri uang infak tersebut agar mengembalikannya.

"Uang infak itu setiap tiga bulan sekali kita sumbangan kepada anak yatim di setiap kelurahan di Rantauprapat ini. Jadi, saya berharap, kepada yang mencuri uang itu agar dapat mengembalikannya dan kami tidak akan menuntut. Sebab, uang itu adalah hak anak yatim," pintanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pasar dan Kebersihan Labuhanbatu, Kamal saat ditemui mengatakan pihaknya akan berusaha mencari tahu pelaku pencuri uang infak tersebut.

"Kita akan berusaha mencari tahu siapa pelakunya, dan kita akan memperketat penjagaan khususnya pada malam hari," katanya. [ded]

Polsek Hamparan Perak Tangkap Remaja Diduga Geng Motor

Sebelumnya

Anak Dan Ayah Keroyok Warga Hingga Tewas Di Medan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Kriminal